Saham Merdeka Copper (EMAS) Melonjak, Target Rp 7.825 Kian Terbuka
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Penguatan harga emas dunia yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi katalis positif bagi saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), sehingga sejumlah analis pasar modal memandang target penguatan saham EMAS ke level Rp 7.825 kian terbuka.
Mengacu data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham EMAS melesat Rp 1.000 atau 15,38% ke level Rp 7.500 pada penutpan perdagangan Senin (9/2/2026). Sementara itu, sejak awal tahun hingga kini (year to date/ytd), saham EMAS telah menguat signifikan sebesar 35,14%.
Baca Juga
Saham EMAS Melonjak 11,54% ke Rp 7.250, Topang Kenaikan IHSG dan Sektor Material Dasar
Pengamat pasar modal Reydi Octa memandang penguatan harga saham EMAS 11,54% pada perdagangan hari ini didorong kenaikan harga acuan emas dunia yang kembali menguat dalam 2 hari terakhir. Selain itu, investor asing mulai mencatatkan aksi beli bersih (net buy) pada saham EMAS, meski belum dalam skala besar.
“Emiten EMAS ini juga ditargetkan untuk memulai operasional pada kuartal I-2026, sehingga ruang terciptanya pendapatan perusahaan mulai terbuka,” ujar Reydi saat dihubungi investortrust.id Senin, (9/2/2026).
Dari sisi lain, Reydi menilai ketidakpastian global maupun domestik membuat saham tambang emas masih menjadi tujuan investasi yang relatif aman bagi investor. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penguatan harga saham EMAS saat ini masih banyak ditopang faktor teknikal dan momentum.
“Prospek ke depan masih menarik, tetapi ada risiko profit taking dari investor yang sudah menikmati kenaikan harga,” katanya.
Menurut Reydi, target kepemilikan (hold) saham EMAS perlu terus dievaluasi, terutama setiap ada laporan terbaru terkait realisasi produksi dan perkembangan operasional perusahaan.
Sementara itu, Investment Specialist PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) Ahmad Faris Mu’tashim menilai sentimen teknikal dari pergerakan harga emas dunia turut memberikan katalis positif bagi saham EMAS.
Baca Juga
IHSG Sesi I Ditutup Rebound 0,98%, Saham EMAS hingga DSSA Jadi Penopang
“Jika kita lihat secara sentimen, harga emas dunia yang sudah rebound dari zona golden ratio fibonacci, menuju resisten terdekatnya di level US$ 5.280 per troy ons,” kata Ahmad Faris kepada investortrust.id.
Ia menambahkan, kondisi tersebut berpotensi menjadi sentimen positif bagi saham EMAS yang berhasil menembus zona fibonacci golden ratio-nya di area Rp 6.500–Rp 6.700. Untuk jangka pendek, level resisten terdekat berada di Rp 7.425, dengan peluang penguatan lanjutan jika mampu menembus level tersebut menuju resisten berikutnya di Rp 7.825.
“Level support sebagai batas risiko berada di area Rp 6.500,” pungkas Ahmad Faris.

