Bagikan

IHSG Sesi I Ditutup Rebound 0,98%, Saham EMAS hingga DSSA Jadi Penopang

JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/2/2026), ditutup perkasa dengan kenaikan 77,56 poin (0,98%) menjadi 8.012. Rentang pergerakan 7.863-8.020 dengan nilai transaksi Rp 9,25 triliun.

Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,83%, sektor energi 2,56%, sektor consumer primer 3,41%, sektor consumer non primer 1,35%, dan sektor infrastruktur 0,98%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, dan teknologi.

Baca Juga

Naik 0,77%, IHSG Awal Pekan 'Rebound' Usai Tekanan Moody’s

Lompatan indeks sesi I hari ini juga terdorog penguatan sejumlah saham big cap, seperti EMAS naik 11,54% menjadi Rp 7.250, BUMI naik 6,19% menjadi Rp 240, PTRO menguat 3,06% menjadi Rp 5.900, DSSA menguat 6,53% menjadi Rp 90.950, dan MORA naik 6,76% menjadi Rp 5.925.

Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang sesi I, yaitu saham PURI menguat 34,50% menjadi Rp 230, IFSH menguat 24,63% menjadi Rp 1.265, YELO menguat 22,06% MENJADI Rp 83, LION menguat 19,01% menjadi Rp 720, dan BUVA naik 18,38% menjadi Rp 1.095.

Penguatan indeks sesi I hari ini berbanding terbalik dengan kinerja IHSG BEI sepanjang pekan lalu dengan penurunan IHSG sebanyak 394,34 poin (4,73%) menjadi 7.935. Berlanjutnya penurunan menjadikan kinerja IHSG BEI terburuk di dunia sepanjang year to date (ytd).

Baca Juga

OJK Tunggu PP Demutualisasi BEI, Skema Private Placement hingga IPO Masih Digodok

Penurunan indeks pekan lalu ini dipengaruhi efek pembekuan sementara pasar saham Indonesia dalam perhitungan MSCI global yang dilanjutkan dengan keputusan Moody’s memangkas outlook Indonesia dari stabil menjadi negative.

Tekanan tersebut menjadikan IHSG sepanjang year to date (ytd) tergerus 8,23%. Kinerja indeks tercatat yang terburuk di pasar Asia Pasifik, bahkan terburuk di dunia. Adapun penurunan indeks saham terbesar kedua sepanjang ytd hanya mencapai 1,92% oleh indeks Sensex India.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024