Rebound IHSG Berlanjut di Sesi II, Saham MORA hingga BRPT masih Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki sesi II, Rabu (10/12/2025), lanjutkan penguatan sebanyak 31 poin (0,35%) menjadi 8.685. Nilai transaksi saham telah mencapai Rp 21,86 triliun hingga pukul 14.20 WIB.
Kenaikan tersebut kembali ditopang penguatan saham sektor energi, material dasar, dan konsumer primer, dengan penguatan lebih dari 1%. Lompatan juga dicatatkan saham sektor infrastruktur sebanyak 4,78% dan sektor teknologi hingga property naik tipis.
Baca Juga
Bank Syariah Indonesia (BRIS) Resmi Beli Hak Penamaan Stasiun MRT Lebak Bulus
Sedangkan saham penopang utama kenaikan tersebut berasal dari saham MORA dengan penguatan 19,83%, saham EMAS naik 11,2%, BRPT naik 6,29%, dan saham EMTK hingga MDKA.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut realisasikan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu CTTH naik 34,83% menjadi Rp 120 dan KIOS naik 28,30% menjadi Rp 204. ARA juga melanda saham CITY menguat 24,86% menjadi Rp 462, RLCO naik 24,82% menjadi Rp 352, dan SOTS naik 24,64% menjadi Rp 860.
Kemarin, IHSG dilanda profit taking hingga picu pelemahan sebanyak 53,52 poin (0,61%) menjadi 8.657. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 226,35 miliar terbanyak disumbangkan saham BBCA Rp 347,18 miliar.
Baca Juga
Di tengah penurunan IHSG kemarin, sejumlah berikut saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham MAHA melesat 34,97% menjadi Rp 193, FIRE naik 34,02% menjadi Rp 130, YPAS naik 25% menjadi Rp 775 dan SSTM menguat 25% menjadi Rp 1.675.
ARA juga melanda saham KETR sebanyak 24,87% menjadi Rp 1.205, RLCO sebanyak 24,78% menjadi Rp 282 dan SOTS naik 24,32% menjadi Rp 690. Meski tak ARA, saham DEWI naik 24,66% menjadi Rp 182 dan KIOS naik 20,45% menjadi Rp 159.

