Bagikan

Naik 0,77%, IHSG Awal Pekan 'Rebound' Usai Tekanan Moody’s

Poin Penting

IHSG dibuka menguat 0,77% atau naik 60,71 poin ke level 7.995,97 pada Senin (9/2/2026).
Top gainers dipimpin PURI, IFSH, dan ALKA dengan kenaikan di atas 24%.
Penguatan IHSG terjadi setelah pada perdagangan Jumat (6/2/2026) indeks anjlok 2,08% akibat sentimen negatif penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s.

JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ini, Senin (9/2/2026) dibuka naik 60,715 poin atau 0,77% ke level 7.995,97.

Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,10 triliun, volume perdagangan sebesar 16,999 miliar saham, dan frekuensi transaksi sebanyak 985.616 kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 14.502,43 triliun. Adapun pergerakan saham menunjukkan 353 saham menguat, 306 saham melemah, dan 154 saham stagnan.

Dari jajaran saham penguat, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) memimpin top gainers setelah melonjak 59 poin atau 34,50% ke level 230. Disusul PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang naik 250 poin atau 24,63% ke 1.265, serta PT Alkasa Industrindo Tbk (ALKA) yang menguat 104 poin atau 24,41% ke 530.

Baca Juga

Tekanan Global Bayangi Rupiah dan IHSG Pekan Depan

Sementara itu, dari sisi top losers, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) terkoreksi 110 poin atau 14,97% ke level 625, diikuti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) yang turun 9 poin atau 14,29% ke 54, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) yang melemah 310 poin atau 12,70% ke 2.130.

Pada Jumat (6/2/2026) lalu, IHSG ditutup melemah sebanyak 168,62 poin (2,08%) menjadi 7.935. Rentang pergerakan 7.861-8.103 dengan nilai transaksi Rp 17,04 triliun.

Baca Juga

Top Gainers Saham Pekan Ini: NZIA Melonjak 110%, SOHO dan FITT Ikut Melejit di Tengah Kejatuhan IHSG

Pelemahan indeks kali ini dipicu berita negatif dari Moody’s yang menurunkan outlook Indonesia dari stable menjadi negative, meski demikian peringkat utang masih tetap dipertahankan Baa2 atau investment grade. Penurunan dipicu atas kejatuhan saham-saham big cap, khususnya saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024