Pasar Kripto Bergejolak, Bitcoin Jatuh ke US$ 73.000 dan Picu Likuidasi Masif
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pasar kripto mengalami guncangan hebat pada perdagangan Rabu (4/2/2026), setelah harga Bitcoin ($BTC) merosot tajam hingga menyentuh kisaran US$ 73.000. Penurunan ini merupakan level terendah sejak kemenangan Donald Trump, sekaligus menembus titik terendah dari April 2025 di angka US$ 74.424.
“Koreksi agresif ini menyeret portofolio Strategy milik Michael Saylor ke zona merah, karena harga pasar saat ini telah jatuh di bawah rata-rata pembelian perusahaan yang berada di level US$ 76.052,” jelas Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha, Rabu (4/2/2026).
Akibatnya, tumpukan aset senilai US$ 54,26 miliar milik perusahaan Strategy kini menanggung floating loss sekitar US$ 750 juta atau setara Rp 12,5 triliun. Guncangan harga ini memicu likuidasi masif senilai US$ 756,53 juta yang menimpa 173.535 trader dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga
Pekan Berdarah Aset Global, Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak November 2024
Panji menambahkan, tekanan terbesar berasal dari posisi long yang terlikuidasi senilai US$ 553,20 juta, sementara posisi short turut terkena dampak sebesar US$ 203,33 juta. “Volatilitas yang sangat tinggi ini mencerminkan kepanikan pasar di mana banyak pelaku pasar terjebak di kedua sisi perdagangan,” imbuhnya.
Meskipun pasar spot tertekan, instrumen Bitcoin Spot ETF mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan institusional. Setelah mencatatkan rekor outflow mingguan terbesar senilai US$ 1,49 miliar pada akhir Januari 2026, perdagangan awal Februari dibuka dengan net inflow harian sebesar US$ 561,89 juta.
Arus masuk tersebut menjadi yang terbesar dalam sepekan terakhir, mengindikasikan kembalinya minat beli investor institusi meski sentimen pasar secara keseluruhan masih dalam tahap pemulihan pasca-tekanan jual tajam di akhir bulan lalu.
Baca Juga
Harga Bitcoin 'Rebound' ke Area US$ 79.000 di Tengah Volatilitas Pasar
Hari ini, Panji memprediksi bahwa Bitcoin akan bergerak dalam rentang US$ 76.000 - US$ 79.000 sedangkan Ethereum berpotensi berada di kisaran harga US$ 2.300 - US$ 2.400. Hingga pukul 13:20 WIB hari ini, Bitcoin telah bergerak di sekitar harga US$ 76.403.
Berdasarkan data Ajaib Kripto, harga Bitcoin (BTC) turun 3,5% dalam 24 jam terakhir, bertengger di titik US$ 76.200 atau Rp 1.27 miliar setelah sempat anjlok ke level US$ 73.000 terendah dalam 15 bulan terakhir. Dominasi pasar BTC pun berada di level 59,65%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto anjlok 3,5% menjadi US$ 2,54 triliun.

