Friderica Widyasari Ungkap Alasan Ia Ditunjuk Jadi Pjs Ketua dan Waka DK OJK
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi baru saja ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Ketua dan Wakil Ketua (Waka) Dewan Komisioner OJK menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara yang mengundurkan diri.
Di sisi bersamaan, kursi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK yang ditinggalkan Inarno Djajadi juga telah diisi oleh Hasan Fawzi sebagai Pejabat Pengganti yang saat ini juga menduduki Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK.
Friderica yang karib disapa dengan Kiki pun menceritakan sejumlah alasan mengapa ia bersama Hasan Fawzi ditunjuk sebagai pengganti.
Menurut Kiki, alasan dirinya dan Hasan Fawzi ditunjuk sebagai pejabat sementara, khususnya di sektor pasar modal karena mereka berdua memiliki latar belakang panjang dan pemahaman mendalam terhadap industri pasar modal nasional.
“Karena kebetulan pasar modal ini sudah (bagaikan) rumah kami berdua. Bagaimana kita bersama-sama melakukan dan meningkatkan reformasi integritas di sektor pasar modal yang kita cintai bersama,” ucapnya dalam Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Dalam kesempatan yang sama Kiki juga menyampaikan pengunduran diri ketiga pimpinan telah disikapi secara secara cepat dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Tidak sampai 24 jam sudah ada pejabat sementara untuk ketua, yaitu saya, yang juga merangkap sebagai wakil ketua. Serta juga Pak Hasan Fawzi, dalam mekanisme sesuai dengan Undang-Undang No.21 tahun 2011, dan dikuatkan di Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK) No.4 tahun 2023,” ujarnya.
Baca Juga
OJK Tunjuk Friderica Widyasari Jadi Bos OJK, Intip Profilnya
Kiki menyadari, dinamika yang terjadi memunculkan berbagai pertanyaan dan kekhawatiran dari pelaku pasar maupun media. Karena itu, jajaran pimpinan OJK langsung mengambil langkah-langkah untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Sabtu-Minggu ini saya dan Pak Hasan tidak ada istirahat sama sekali untuk melakukan hal-hal yang diperlukan,” katanya.
Kiki pun menyempatkan bercerita mengenai latar belakang pengalaman kerjanya di pasar modal. Ia mengatakan, sejak lulus kuliah, ia langsung bekerja di Bursa Efek Indonesia (BEI), sementara Hasan Fawzi memulai karirnya di Kliring Depositori Efek Indonesia (KDEI) yang kemudian berubah menjadi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
“Saya juga pernah jadi direktur utama di perusahaan sekuritas ya. Jadi karena itu kita tidak bisa mengelak dan akhirnya diminta untuk menjadi pejabat sementara,” ujarnya.
Dengan pengalaman tersebut, Friderica menyatakan komitmennya bersama Hasan Fawzi untuk mendorong penguatan integritas dan reformasi di sektor pasar modal Indonesia.
“Kita memahami permasalahannya dan kita sama-sama mencari jalan keluar untuk bisa bersama-sama meningkatkan atau melakukan reformasi integritas di sektor pasar modal,” kata peraih gelar Master of Business Administration dari California State University, Amerika Serikat ini.

