Intip Profil Hasan Fawzi, ADK OJK Pasar Modal Pengganti Inarno Djajadi
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menunjuk Hasan Fawzi sebagai pejabat pengganti di kursi panas yang sebelumnya diduduki oleh Inarno Djajadi.
Sesuai hasil rapat Dewan Komisioner OJK, di Jakarta, Sabtu (31/1/2026), Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
Baca Juga
OJK Tunjuk Friderica Widyasari Jadi Bos OJK, Intip Profilnya
Menurut Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M Ismail Riyadi, penunjukkan ADK pengganti ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan OJK untuk menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.
“Keputusan jabatan pejabat pengganti ini berlaku efektif tanggal 31 Januari 2026,” ujarnya, dalam keterangan pers, Sabtu (31/1/2026).
Profil Hasan Fawzi
Karier Hasan di sektor pasar modal sendiri terbilang panjang. Pria kelahiran Purwakarta, 27 April 1970 ini, memulai karier di PT Kliring Depositori Efek Indonesia dengan posisi terakhir sebagai kepala Departemen Pengembangan Sistem pada 1993-1997.
Setelah itu, peraih gelar sarjana teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1993 itu melanjutkan kariernya dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) sebagai kepala Divisi Teknologi Informasi pada 1997-2008.
Selanjutnya, peraih gelar master of business administration (MBA) dari Universitas LÍAE de Grenoble, Université Pierre Mendes, France, serta gelar magister manajemen (MM) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2008 ini, menjadi direktur PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) pada 2008-2012.
Baca Juga
Jadi Ketua dan Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi Gantikan Mahendra dan Mirza
Karier Hasan Fawzi berlanjut pada 2021-2015 dan 2015-2018 dengan menjabat sebagai direktur utama KPEI selama dua periode serta menjadi Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2018-2022.
Hasan juga sempat mencicipi jabatan sebagai Komisaris Utama PT Pefindo Biro Kredit pada 2022-2023, Komisaris Utama dan Independen PT RHB Sekuritas Indonesia di 2022-2023, serta Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials Tbk pada 2023.

