BEI Unsuspensi Saham KOCI dan PADI, Kenaikan masih Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspensi) perdagangan saham dua emiten mulai sesi I, Selasa (27/1/2026). Emiten tersebut adalah PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) beserta Waran Seri I (KOCI-W), serta PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI).
Tak hanya itu, kedua saham hanya bisa ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), karena sebelumnya terkena suspense lebih dari satu hari bursa. Dengan demikian, pelaku pasar dapat kembali melakukan transaksi atas kedua saham tersebut.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Sideways Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin MDKA Layak Dilirik
Seblumnya transaksi kedua saham tersebut dihentikan dipicu atas lompatan harga, seperti saham PADI telah menguat lebih dari 53% menjadi Rp 199 dalam sebulan terakhir.
Begitu juga dengan saham KOKI telah melambung lebih dari 198% menjadi Rp 262 dalam sebulan terakhir. Kenaikan pesat juga dicatatkan KOCI-W lebih dari 484% menjadi Rp 73.
Terkait prediksi pergerakan pasar saham hari ini, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG cenderung bergerak terbatas dan tertekan, seiring pelemahan saham-saham konglomerasi menjelang pengumuman rebalancing MSCI awal Februari 2026. Tekanan eksternal juga berasal dari ketidakpastian geopolitik global serta sikap wait and see pasar menjelang keputusan suku bunga The Fed pekan ini.
Baca Juga
Dibayangi Lemahnya Daya Beli, MAPA Masih Punya Fundamental Kokoh
“Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak sideways dengan area support di 8.922 dan resistance di 9.035. Di tengah ketidakpastian global, sektor komoditas, terutama emas, masih menjadi pilihan defensif utama, sembari menunggu keputusan The Fed dan hasil rebalancing MSCI dengan metodologi terbaru,” tulisnya.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti kenaikan Dow Jones sebanyak 0,64%. Begitu juga dengan S&P500 naik 0,50% dan Nasdaq menguat 0,43%.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 24,32 poin (0,27%) menjadi 8.975 dengan investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 422,20 miliar. Net buy ini dipicu adanya crossing saham BHAT senilai Rp 918,71 miliar. Net buy juga disumbangkan saham PTRO Rp 190,77 miliar.

