Saham Minna Padi (PADI) Dirumorkan Bangkit Menuju Rp 60
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) dirumorkan sejumlah pelaku pasar akan bangkit dengan target harga Rp 60. Penguatan tersebut bertujuan agar transaksi saham emiten ini bisa keluar dari papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
Sejumlah upaya tengah dilakukan perseroan untuk memperkuat posisinya di segmen peruashaan efek. Di antaranya, rencana peningkatan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD), pengembangan divisi IT sesuai dengan perkembangan industry pasar modal, dan pengembangan infrastruktur dan aplikasi online trading yang selalu sesuai dengan perkembangan teknologi dan peraturan pasar modal.
Baca Juga
Induk Usaha CFX 'Indokripto Koin Semesta' (COIN) Patok Harga IPO Rp 100 per Lembar
Manajemen PADI dalam materi public expose yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) bulan lalu menyebutkan bahwa PADI akan terus berupaya meningkatkan kinerja underwriting, khususnya dalam hal pre-IPO advisory dan membawa perusahaan-perusahaan berpotensial untuk go public.
Peluang pembalikan arah juga ditunjukkan dari kinerja keuangan PADI hingga kuartal I-2025 dengan keberhasilan mencatatkan total pendatapan Rp 4,45 miliar, dibandingkan dengan sebelumnya masih minus bernilai Rp 9,33 miliar. Hal ini membuat rugi usaha perseroan turun dari Rp 14,41 miliar menjadi Rp 1,05 miliar.
Baca Juga
Waskita (WSKT) Rampungkan Restrukturisasi Utang Perbankan, Suspensi Saham Siap Dibuka?
Rugi bersih tahun berjalan juga turun drastic dari Rp 13,89 miliar menjadi hanya Rp 392,46 juta. Penurunan tajam tersebut terbantu penurunan signifikan rugi usaha bersamaan dengan penghasilan lain-lain yang mengalami peningkatan.

