Kinerja Moncer, Eastspring Melompat ke Peringkat 3 Industri Manajer Investasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Eastspring Investments Indonesia menargetkan pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM) pada 2026. Target tersebut sejalan strategi perseroan untuk terus bertumbuh..
“Kami memiliki target pasti setiap tahun untuk bisa bertumbuh. Jadi mudah-mudahan setiap tahunnya akan ada penambahan AUM,” ujar Direktur Utama Eastspring Indonesia, Sulystari, di kawasan Setiabudi, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga
Urgensi Penerapan Penilaian Reksa Dana dan Manajer Investasi
Optimisme tersebut ditopang oleh kinerja positif sepanjang 2025. Head of Multi Asset Eastspring Indonesia Erik Susanto menyebutkan bahwa perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan AUM sebesar 23% tahun lalu.
Dengan kenaikan tersebut, AUM Eastspring Indonesia pada 2025 mencapai Rp 72,9 triliun, meningkat dari posisi 2024 yang sebesar Rp 59,4 triliun. Kinerja tersebut turut mendongkrak peringkat perusahaan di industri dari posisi ke-4 menjadi ke-3, sementara peringkat reksadana meningkat dari posisi ke-17 menjadi ke-14.
Erik menambahkan bahwa capaian positif pada 2025 turut didorong oleh peluncuran empat produk baru, sehingga total produk unggulan perusahaan kini berjumlah 20.
Baca Juga
BI Pertahankan BI Rate di 4,75% pada Januari 2026, Fokus Stabilkan Rupiah
“Empat reksadana kami yang kami luncurkan di tahun lalu, dua di antaranya adalah multi aset atau balance campuran, satu itu adalah indeks untuk equity dan satu lagi adalah terproteksi,” ujarnya.
Untuk 2026, Eastspring Indonesia berencana merilis produk baru, meski manajemen belum mengungkapkan rinciannya. Perusahaan juga mempersiapkan pengembangan produk berbentuk exchange-traded fund (ETF), termasuk ETF Emas yang sedang dalam proses dan rencananya akan dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

