Bukit Uluwatu (BUVA) Rancang Rights Issue Jumbo 203,11% Saham, Harga Langsung Melesat
JAKARTA, investortrust.id – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) merancang penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHETD) II atau rights issue sebanyak 50 miliar saham atau setara dengan 203,11% dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh saat ini.
Aksi korporasi emiten yang dikendalikan Happy Hapsoro ini akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 26 Februari 2026. Perseroan sebelumnya telah menuntaskan rights issue sebanyak 4,6 miliar saham dengan perolehan dana mencapai Rp 604 miliar akhir 2025.
Baca Juga
Tambah 1,07% Saham Superbank (SUPA), Grab Gelontorkan Dana Segini
Namun demikian perusahaan yang dikendalikan Happy Hapsoro ini belum mengungkap tujuan penggunaan dana tersebut.
Usai pengumman tersebut, saham BUVA mendadak melesat hingga sentuh penguatan 20% menjadi Rp 2.250 pada awal transaksi sesi II, Selasa (20/1/2026). Adapun dalam setahun terakhir, harga saham BUVA telah melesat lebih dari 3.847%.
Perseroan sebelumnya telah menuntaskan akuisisi sebanyak 50% saham PT Bukit Savana Raya (BSR) dari PT Vasanta Indo Property (VIP) senilai Rp 112,22 miliar. Aksi ini diharapkan mendongkrak kinerja keuangan perseroan ke depan.
Baca Juga
Happy Hapsoro Borong 16,24% Saham Pakuang (UANG), Apa Tujuannya?
BSR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan dan sedang merampungkan pembangunan proyek hotel di Kawasan Labuan Bajo, NTT. BSR membangun hotel di atas lahan seluas 2,7 hektare.
Akuisisi tersebut diharapkan menopang pertumbuhan pendapatan perseroan. Pertumbuhan tersebut dengan asumsi BSR akan mencetak pendapatan Rp 148,51 miliar pada 2025 atau saat hotel yang dikembangkan sudah beroperasi penuh. Ditargetkan pendapatan dari hotel ini berkontribusi sebanyak 29% terhadap total pendapatan konsolidasi BUVA.
Akuisi tersebut juga akan menambah kesempatan bagi perseroan untuk meningkatkan pangsa pasar lebih luas terhadap konsumen wisatawan domestic dan internasional.

