Purbaya Minta Goreng Saham Dihentikan sebelum Demutualisasi BEI
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak merespons secara detail wacana demutualisasi atau pelepasan saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ke publik. Ia justru menekankan pentingnya penyelesaian persoalan penggorengan saham terlebih dahulu.
“Anda bisa tanya ke OJK. Kalau pandangan saya beresin dulu tukang goreng-goreng itu, baru demutualisasi,” ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa, dikutip Jumat (9/1/2026).
Baca Juga
IHSG Tembus 9.000, Menkeu Purbaya Yakin Tren Kenaikan Baru Dimulai
Menurut Purbaya, kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia sedang menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari konsistennya aliran modal asing ke pasar saham sepanjang kuartal IV-2025.
Masuknya arus modal investor dinilai sebagai bukti bahwa pelaku pasar melihat adanya implementasi kebijakan ekonomi yang konkret.
Baca Juga
Prospek Kuat di 2026, Target Harga Saham BTN (BBTN) Dipatok di Level Ini
“Kalau mereka tidak percaya langkah-langkah kita, walaupun saya ngomong sampai berbusa, bursa tetap saja jatuh, investor tidak akan masuk,” ucapnya.
Dengan melihat perbaikan sentimen tersebut, Purbaya bahkan menyampaikan pandangan optimistis mengenai potensi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). “Jadi kalau begitu mah tahun ini [IHSG tembus] 10.000 enggak susah-susah amat,” kata Purbaya.

