IHSG Akhir Pekan Rebound 0,13%, Saham KOCI hingga HILL Melesat lebih dari 34%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/1/2026), ditutup naik 11,28 poin (0,13%) menjadi 8.936. Rentang pergerakan kisaran 8.908-8.981 dengan nilai transaksi Rp 24,81 triliun.
Penguatan ini ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer primer 3,30%, sektor material dasar 2,38%, sektor property 2,39%, sektor energi 0,99%, sektor kesehatan 1,31%, dan sektor konsumer non primer 0,29%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, teknologi, dan infrastruktur.
Baca Juga
Sejalan dengan penguatan tersebut, beberapa saham berikut torehkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham KOCI naik 34,92% menjadi Rp 170, HILL menguat 34,57% menjadi Rp 218, SOHO melesat 25% menjadi Rp 1.650, RLCO naik 24,92% menjadi Rp 4.010, MKAP naik 24,47% menjadi Rp 590, INDS naik 24,35% menjadi Rp 286, LIVE menguat 24,77% menjadi Rp 272, dan SOTS naik 24,64% menjadi Rp 2.580.
Meski tak ARA, kenaikan saham ini tergolong mengesankan, seperti saham APLN naik 30% menjadi Rp 143, PPRE menguat 26,55% menjadi Rp 224, menguat 32,50% menjadi Rp 212, HILL naik 28,40% menjadi Rp 208, INDY naik 15,20% menjadi Rp 2.880, BIPI menguat 22,22% menjadi Rp 220, dan MINA naik 18,27% menjadi Rp 615.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 19,34 poin (0,22%) menjadi 8.925 dengan pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 950,21 miliar. Net buy terbanyak melanda saham AMMN senilai Rp 411,35 miliar, BBRI senilai Rp 197,32 miliar, dan ASII sebanyak Rp 164,04 miliar.
Baca Juga
Toyota: Penjualan Mobil 2026 Tergantung Kebijakan dan Daya Beli Publik
Terkait penurunan indeks tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar turun 3,22%, sektor konsumer primer 0,90%, sektor teknologi 1,10%, sektor keuangan 0,45%, dan sektor kesehata 0,14%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property 1,50%, transportasi 1,75%, dan infrastruktur 1,43%.
Sedangkan saham tercuan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SMLE naik 34,52% menjadi Rp 226, KOCI naik 34,04% menjadi Rp 126, IFSH naik 25% menjadi Rp 1.450, RLCO naik 24,90% menjadi Rp 3.210, KIJA naik 24,80% menjadi Rp 312, PBSA naik 24,47% menjadi Rp 2.060,

