IHSG Sesi I Turun Tipis 4,87 Poin, Sebaliknya Saham KOCI hingga FITT Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (5/2/2026), ditutup melemah tipis 4,87 poin (0,06%) menjadi 8.141. Rentang pergerakan 8.118-8.214 dengan nilai transakasi Rp 10,65 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,21%, sektor industry 1,40%, sektor consumer primer 1,10%, sektor infrastruktur 1,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer non primer, keuangan, dan transportasi.
Baca Juga
Meski turun tipis, saham berikut catatkan penguatan pesat, seperti KOCI naik 33,77% menjadi Rp 206, CTTH menguat 29,89% menjadi Rp 113, NZIA menguat 27,74% menjadi Rp 175, BUKK naik 25% menjadi Rp 1.650, LION naik 24,62% menjadi Rp 486, dan FITT menguat 24,30% menjadi Rp 665.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 24,12 poin (0,30%) menjadi 8.146 dengan pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,43 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BUMI Rp 571,91 miliar dan ANTM senilai Rp 193,77 miliar.
Baca Juga
Terkait penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,32%, sektor keuangan 1,16%, sektor industry 0,72%, sektor transportasi 0,17%, dan sektor teknologi 0,03%. Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham sektor consumer primer dan infrastruktur.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti MBTO sebanyak 34,51% menjadi Rp 191 dan NZIA naik 34,31% menjadi Rp 137. ARA juga melanda saham INTD sebanyak 24,81% menjadi Rp 332 dan FITT menguat 24,42% menjadi Rp 535. Kenaikan pesat juga melanda saham NASI sebanyak 26,71% menjadi Rp 185.

