IHSG Sesi I kembali Torehkan ATH 8.905, Saham INPC hingga ADMR Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (6/1/2025), ditutup kembali melesat 23,25 poin (0,26%) ke level tertinggi baru 8.882,44.
Bahkan, IHSG berhasil mencatatkan rekor intraday tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.905 pada sesi I hari ini. Kenaikan tersebut terdorong penguatan sejumlah sektor saham, khususnya saham sektor material dasar.
Baca Juga
Tuduhan Dumping Baja RI Gugur, Pintu Ekspor ke Pasar Australia Terbuka Lebar
BEI mencatatkan kenaikan saham sektor material dasar mencapai 2,81%, sektor energi 0,88%, sektor industry 0,90%, sektor property 0,98%, dan sektor teknologi 0,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur hingga transportasi.
Kenaikan indeks juga didukung penguatan saham big cap, seperti saham MLPT, saham ARKO, RAJA, RATU, AMMN, ADMR, GEMS hingga PTRO.
Adapun saham dengan cuan terbesar sesi I, yaitu saham INPC cetak ARA dengan kenaikan 34,43% menjadi Rp 246, ECII naik 28,42% menjadi Rp 244, GSMF naik 28,32% menjadi Rp 145, BIPI naik 28,23% menjadi Rp 159, JIHD naik 24,79% menjadi Rp 755, dan TRUE menguat 23,31% menjadi Rp 402.
Baca Juga
Rupiah Tergelincir ke Rp 16.768 per US$, Permintaan Aset Aman Meningkat
Kemarin, IHSG ditutup melonjak sebanyak 111,06 poin (1,27%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 8.859 dengan net buy terbanyak melanda saham ANTM senilai Rp 154,13 miliar, BBCA senilai Rp 124,47 miliar, BRMS senilai Rp 110,62 miliar.
Lompatan IHSG tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham saham, seperti sektor material dasar naik 2,62%, sektor energi 2,31%, sektor transportasi 2,02%, sektor konsumer primer 1,66%, sektor kesehatan 1,62%, dan sektor keuangan 1,42%. Sebaliknya penurunan tipis melanda sektor teknologi 0,07%.
Beberapa saham dengan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AHAP naik 34,96% menjadi Rp 166, BIPI naik 34,78% menjadi Rp 124, FIRE menguat 34,48% menjadi Rp 234, ASJT naik 34,39% menjadi Rp 254, dan VINS menguat 34,10% menjadi Rp 232.

