IHSG Sesi I Lanjutkan Koreksi, Sebaliknya Saham PZZA dan INPC Tetap Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (7/1/2025), ditutup melemah sebanyak 6,71 poin (0,09%) menjadi 7.073. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.029-7.103 dengan nilai transaksi Rp 4,13 triliun.
Pelemahan dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer primer 0,58%, sektor keuangan 0,58%, sektor energi 0,42%, sektor infrastruktur 0,14%, dan sektor property 0,40%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, kesehatan, material dasar, dan industry.
Baca Juga
Patrick Walujo Dipertahankan Jadi Dirut hingga 2029, Begini Dampaknya bagi Saham GOTO
Meski IHSG melemah tipis, sejumlah saham catatkan lompatan harga, seperti saham PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) naik 32,89% menjadi Rp 202, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 18% menjadi Rp 300, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) menguat 17,01% menjadi Rp 172, PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) menguat 15,38% menjadi Rp 60, dan PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) naik 14,67% menjadi Rp 344.
Sebaliknya penurunan dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN).
Baca Juga
Pertumbuhan Kinerja Keuangan Emiten Ritel Diprediksi Berlanjut 2025, Bagaimana dengan Sahamnya?
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 83,96 poin (1,17%) menjadi 7.080,47. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 923,39 miliar dengan terbanyak melanda saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 298,90 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 128,43 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 117,03 miliar.
Pelemahan tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,65%, sektor industry 1,25%, sektor saham keuangan 1,13%, sektor kesehatan 1,34%, dan sektor property 1,31%. Sebaliknya penguatan melanda sektor teknologi 1,29% dan sektor consumer primer 0,23%.
Grafik IHSG

