IHSG kembali ATH 8.933, Saham INPC dan BIPI Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/1/2025), melambung pesat 74,42 poin (0,84%) ke level tertinggi baru seapanjang masa (all time high/ATH) 8.933. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan seluruh pasar saham Asia dan kenaikan ATH ini telah tiga hari beruntun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,35%, sektor industry 2,14%, sektor energi 1,62%,sektor teknologi 1,57%, sektor property 1,34%, dan sektor keuangan 0,66%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor transportasi 0,89%.
Baca Juga
OJK Perkuat Fungsi Pengawasan dan Transformasi Organisasi dengan Pelantikan 13 Pejabat Baru
Lompatan indeks juga didukung kenaikan sejumlah saham big cap, seperti saham MLPT, AMMN, PTRO, RAJA, PGUN, MDKA, TKIM, SUPA, hingga MDKA. Kenaikan juga ditopang saham ADMR hingga MORA.
Sedangkan sejumlah saham dengan kenaikan terpesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham INPC menguat 34,43% menjadi Rp 246, BIPI naik 34,74% menjadi Rp 256, ECII naik 34,74% menjadi Rp 256, dan GSMF menguat 34,51% menjadi Rp 152.
ARA juga melanda saham BBSS sebanyak 25% menjadi Rp 625 dan NICL sebanyak 24,75% menjadi Rp 1.840. Meski tak ARA, saham ini melesat PADI sebanyak 25,33% menjadi Rp 188, OPMS sebanyak 24,38% menjadi Rp 199, dan TRUE menguat 22,70% menjadi Rp 400.
Baca Juga
CIC Agresif Jual Saham BUMI, Harga Saham Justru Melonjak 291% Setahun
Kemarin, IHSG ditutup melonjak sebanyak 111,06 poin (1,27%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 8.859 dengan net buy terbanyak melanda saham ANTM senilai Rp 154,13 miliar, BBCA senilai Rp 124,47 miliar, BRMS senilai Rp 110,62 miliar.
Lompatan IHSG tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham saham, seperti sektor material dasar naik 2,62%, sektor energi 2,31%, sektor transportasi 2,02%, sektor konsumer primer 1,66%, sektor kesehatan 1,62%, dan sektor keuangan 1,42%. Sebaliknya penurunan tipis melanda sektor teknologi 0,07%.
Beberapa saham dengan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AHAP naik 34,96% menjadi Rp 166, BIPI naik 34,78% menjadi Rp 124, FIRE menguat 34,48% menjadi Rp 234, ASJT naik 34,39% menjadi Rp 254, dan VINS menguat 34,10% menjadi Rp 232.

