Rp 500.000 Jadi Modal Awal, Yudo Sadewa Anak Menkeu Purbaya Bagikan Pengalamannya Berinvestasi Kripto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dunia kripto telah menjadi salah satu investasi yang paling diminati dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang telah meraup keuntungan besar dari investasi ini, namun tidak sedikit juga yang mengalami kerugian.
Yudo Achilles Sadewa, seorang investor kripto, berbagi kisahnya tentang bagaimana dia memulai investasi di dunia kripto dengan modal awal Rp 500.000. Putra bungsu dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ini mengaku bahwa dia mulai tertarik dengan Bitcoin saat masih SMP karena harganya yang terus naik.
"Masuk kripto modal Rp 500.000, itu gara-gara uang jajan dulu tetap sama mama, sama bapak, cuma dikasih sekitar kalau nggak salah Rp 20.000 deh. Rp 20.000 sementara harga-harga kenapa naik. Nah gue mikir, gue cari nih satu aset, ini kok tertarik banget nih sama yang namanya Bitcoin," ujar Yudho dilansir dari YouTube CEO Triv Gabriel Rey dikutip Rabu (24/12/2025).
Baca Juga
Tak Hanya Purbaya, Sosok Anak Eks Menkeu Ini Juga Aktif di Kripto
Meskipun sempat ragu, Yudo akhirnya memutuskan untuk mencoba investasi dengan modal awal Rp 500.000. Namun, awal-awal investasinya tidak berjalan mulus. Yudo mengalami kerugian besar dan hampir menyerah.
"Setelah mengalami beberapa percobaan rugi, rugi, rugi, awalnya hampir nyerah nih, uangnya cuma tinggal berapa tuh?" kata Yudo.
Namun, Yudo tidak menyerah. Dia terus belajar dan mencari informasi tentang dunia kripto. Dia juga menyadari bahwa trading kripto bukan hanya tentang jual beli, tapi juga tentang mengelola emosi.
Baca Juga
JPMorgan Dikabarkan Jajaki Perdagangan Kripto untuk Klien Institusional
"Ternyata trading tuh bukan cuman jual beli, tapi kita harus mengatur emosi," kata Yudo.
Lebih lanjut, Yudo juga berbagi pengalamannya tentang investasi di Shiba Inu, sebuah mata uang kripto yang populer beberapa tahun lalu. Dia mengaku bahwa dia pernah meraup keuntungan besar dari investasi tersebut.
"Kalau misalnya gue punya mesin waktu, gue bisa masukin Rp 5 juta, jadi Rp 28 triliun. Kalau misalnya gue jual di 2021," beber Yudo.
Dalam kesempatan ini, Yudo juga mengingatkan bahwa investasi di dunia kripto memiliki risiko besar. Dia menyarankan agar investor tidak melakukan all in atau full leverage karena itu sama seperti judi.
"All in atau full leverage itu judi. Kita harus ada risk management-nya," tegas Yudo.

