Harga Bitcoin Turun ke US$ 90.000-an Pasca Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga Bitcoin (BTC) hari ini turun, setelah The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5-3,75%.
Hingga Kamis (11/12/2025) pukul 13:40 WIB, Bitcoin masih terkoreksi ke level US$ 90.390 atau sekitar 3,51% dalam 24 jam terakhir, dan 0,34% dalam sepekan. Alhasil total kapitalisasi pasar Bitcoin juga turun menjadi US$ 1,8 triliun.
Padahal jelang keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) memotong suku bunga, Bitcoin sempat naik ke level US$ 94.470.
“Pasar aset kripto menunjukkan reaksi yang beragam (mixed) terhadap penurunan suku bunga The Fed,” imbuh Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga
Standard Chartered Revisi ke Bawah Target Harga Bitcoin, Jadi Berapa?
Sementara harga Bitcoin hari ini, diperkirakan masih bergerak di kisaran US$ 90.000 - US$ 92.000 dengan Ethereum berpotensi bergerak di sekitar US$ 3.000 - US$ 3.200.
Menurut Panji, Pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) yang ketiga sepanjang tahun ini, memenuhi ekspektasi pasar, dan menjadi suku bunga di level terendah sejak September 2022.
“Secara umum, suku bunga yang lebih rendah dapat mendorong aset berisiko (risk-on assets), seperti Bitcoin,” ujarnya.
Namun menurut data CME Group, hanya 24,4% trader yang memproyeksikan adanya pemotongan suku bunga lagi pada pertemuan FOMC Januari 2026. Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan, belanja konsumen dan investasi bisnis tetap solid, serta PHK dan perekrutan masih rendah.
Baca Juga
SpaceX Milik Elon Musk Pindahkan Bitcoin Gede-gedean di Tengah Persiapan IPO Terbesar di Dunia
Meski demikian, Powell mengaku bahwa inflasi masih agak tinggi di atas target 2% The Fed, sementara sektor perumahan dinilai masih lemah.
“Powell juga mengakui adanya kekurangan data ekonomi publik akibat government shutdown AS,” tambah Panji.
Di tengah keputusan kebijakan moneter tersebut, Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan pengganti Powell. Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional (NEC) dan mantan penasihat Dewan Penasihat Akademik dan Regulasi Coinbase, dilaporkan menjadi kandidat terdepan untuk posisi Ketua The Fed.

