Standard Chartered Revisi ke Bawah Target Harga Bitcoin, Jadi Berapa?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Standard Chartered Bank telah menurunkan perkiraan harga Bitcoin akhir tahun menjadi US$ 100.000 di tengah volatilitas pasar kripto yang sedang berlangsung.
Revisi ini menunjukkan penurunan ekspektasi untuk arus masuk ETF dan adopsi institusional yang lebih lambat, yang mencerminkan ketidakpastian pasar yang lebih luas seputar potensi pertumbuhan Bitcoin.
Riset yang dipimpin oleh Kepala Riset Aset Digital Standard Chartered Bank Geoff Kendrick menunjukkan bahwa adopsi institusional berjalan lebih lambat daripada yang diproyeksikan sebelumnya, sehingga mendorong revisi perkiraan tersebut.
Padahal dalam riset awal 2025, Standard Chartered memperkirakan BTC bisa mencapai US$ 135.000 pada kuartal III 2025 dan hingga US$ 200.000 pada akhir 2025 jika arus institusional dan ETF besar terus masuk.
Baca Juga
SpaceX Milik Elon Musk Pindahkan Bitcoin Gede-gedean di Tengah Persiapan IPO Terbesar di Dunia
Dampak langsung dari revisi ini mengganggu pasar kripto, dengan Bitcoin dan aset terkait kemungkinan mengalami pergeseran sentimen. Posisi institusional dapat menyesuaikan diri sebagai respons terhadap lintasan harga yang disesuaikan.
Implikasi keuangan mencakup potensi penyesuaian dari investor yang telah menyelaraskan ekspektasi mereka dengan target yang lebih tinggi sebelumnya. Perubahan ini juga menandakan pandangan yang lebih hati-hati terhadap arus Bitcoin institusional.
"Kami sedang menyesuaikan kembali jalur sebelumnya untuk Bitcoin untuk mencerminkan ekspektasi yang lebih terkendali terkait arus masuk ETF, pembelian korporasi juga melambat, sehingga target kami untuk tahun 2024 turun menjadi US$ 100.000," kata Geoff dilansir dari Coinmarketcapnews, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga
The Fed Pangkas Suku Bunga untuk Ketiga Kalinya, Bitcoin dan Ethereum Berfluktuasi
Prakiraan terbaru Standard Chartered tidak menunjukkan tindakan pemerintah atau bursa yang secara langsung memengaruhi harga Bitcoin. Namun, penyesuaian kembali ini menyoroti pendekatan hati-hati bank terhadap arus masuk mata uang kripto di masa mendatang.
Prakiraan baru ini menunjukkan tingkat pertumbuhan yang lebih konservatif, sejalan dengan perkembangan regulasi yang lebih luas di lanskap ETF. Tren historis menunjukkan bahwa prakiraan semacam itu dapat membentuk narasi pasar, berpotensi mengurangi ekspektasi bullish yang agresif.

