Deportasi Bos Green Power (LABA), Saham Anjlok dan Pergantian Manajemen Disiapkan
JAKARTA, investortrust.id – Dirut PT Green Power Group Tbk (LABA) sekaligus Komisaris Utama PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) An Shaohong didopertasi dari Indonesia. Deportasi disebut akibat adanya masalah hukum yang menjerat An Sahohong.
Manajemen LABA dan KRYA dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/12/2025), menyebutkan bahwa deportasi direktur utama perseroan, An Shaohong, tidak memengaruhi kegiatan operasional, kinerja, maupun keberlanjutan usaha perusahaan.
Baca Juga
Akuisisi hingga Ganti Pengurus, Begini Target Lini Bisnis Baru Bangun Karya (KRYA)
Perseroan memastikan seluruh struktur manajemen dan operasional tetap berjalan normal. Manajemen juga menyampaikan bahwa proses pergantian direktur dan komisaris sedang berlangsung yang akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat.
Terkait pergerakan harga, saham LABA telah anjlok lebih dari 16% kurang dari satu bulan terakhir menjadi Rp 202. Pergerakan harga saham LABA menunjukkan fluktuasi tinggi dalam beberapa bulan tearkhir.
Baca Juga
Green Power (LABA) Raih Kontrak Suplai Baterai Drone bagi Flyinc
Sebaliknya saham KRYA masih mencatatkan penguatan lebih dari 15% menjadi Rp 206 dalam sebulan terakhir. Saham ini juga menunjukkan pergerakan fluktuatif selama sebulan terakhir.
Berdasarkan data, LABA merupakan perusahaan teraffiliasi dengan dengan KRYA. LABA menggenggam sebanyak 17% saham LABA. Sedangkan bertindak sebagai pengendali adalah Green City SG Pte Ltd dengan kepemilikan 41% saham.

