Firma Terbesar Dunia "PwC" Sebut Era Baru Kripto Dipimpin "Hedge Fund”
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Minat institusional terhadap aset digital memasuki fase baru. Investasi dana lindung nilai (hedge fund) dalam aset kripto mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah, menjadi ekspansi tahunan tercepat selama tujuh tahun laporan PwC Global Crypto Hedge Fund Report dirilis.
Pricewaterhouse Coopers atau PwC adalah salah satu firma jasa profesional terbesar di dunia, bagian dari kelompok big four. PwC beroperasi di lebih dari 150 negara dengan ratusan ribu profesional. Firma ini sering merilis laporan tren industri, termasuk laporan tahunan tentang kripto, blockchain, dan hedge fund digital, yang banyak dijadikan acuan pasar.
Di mana, porsi hedge fund tradisional yang memiliki eksposur kripto melonjak menjadi 55% pada 2025, dari 47% pada tahun sebelumnya. Kenaikan 17% ini dinilai sebagai sinyal pergeseran struktural dalam kesediaan institusi memegang aset digital.
Baca Juga
45% Gen Z Ingin Dapat Hadiah Berupa Aset Kripto hingga Bitcoin Lampaui Mastercard dan Visa
Melansir Coinmarketcapnews, Minggu (7/12/2025) laporan PwC menunjukkan tren ini diperkirakan berlanjut. Sebanyak 71% hedge fund tradisional berencana menambah alokasi kripto dalam 12 bulan ke depan, menandakan adopsi institusional kini bergerak dalam pola lebih stabil, tidak lagi bergantung pada siklus spekulatif seperti sebelumnya.
PwC mencatat 57% hedge fund menyatakan lebih nyaman berinvestasi setelah AS memperjelas kerangka regulasi, termasuk melalui Project Crypto milik SEC, OCC Interpretive Letter 1183, serta kemajuan pembahasan GENIUS Act di Kongres.
Untuk pertama kalinya, laporan tahunan ini menegaskan bahwa kejelasan regulasi bukan lagi hambatan, melainkan katalis arus masuk modal institusional.
Momentum lain datang dari tokenisasi dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), di mana 52% hedge fund kini mengkaji struktur dana ter-tokenisasi, 15% menilai tokenisasi berpotensi menjadi standar industri dalam satu dekade, dan 43% memperkirakan akan meningkatkan eksposur DeFi dalam tiga tahun ke depan. Sejumlah manajer dana bahkan melihat DeFi sebagai elemen yang dapat membentuk ulang operasi hedge fund di masa mendatang.
Baca Juga
Pertumbuhan berikutnya diperkirakan bergantung pada pendewasaan infrastruktur. Sebanyak 41% investor institusional mengatakan akan menambah alokasi kripto setelah layanan kustodian, kerangka hukum, dan sistem perdagangan lebih matang. PwC menilai gelombang modal berikutnya tidak lagi dipicu sentimen, melainkan kesiapan industri memenuhi standar operasi institusional.
Temuan laporan konsisten menunjukkan pergeseran dramatis dalam dinamika pasar. Siklus kripto berikutnya diprediksi lebih ditentukan oleh institusi, bukan spekulan ritel seperti pada era sebelumnya.
Dengan tingkat partisipasi hedge fund yang mencapai rekor tertinggi dan mayoritas manajer berencana menambah eksposur, PwC menyimpulkan bahwa aset digital kini memasuki fase pertama adopsi berkelanjutan yang digerakkan oleh investor profesional.

