BEI Suspensi 5 Saham, Ada COAL hingga VKTR
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspense) perdagangan lima saham mulai sesi I, Rabu (3/12/2025), dipicu atas lompatan harga dalam beberapa hari terakhir. Sebaliknya 4 saham didominasi emiten Happy Hapsoro dibuka kembali (unsuspensi).
Kelima saham tersebut terdiri atas saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), dan PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN).
Baca Juga
Target Harga Saham Raharja Energi (RATU) Rp 20.000, Penopang Akuisisi hingga Ekosistem Barito
Suspensi saham tersebut dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir, sehingga diperlukan suspense guna cooling down. Data BEI menyebutkan saham IBFN telah melesat lebih dari 157% menjadi Rp 126 dalam sebulan terakhir.
Begitu juga dengan saham COAL melambung 118% menjadi Rp 120, VKTR naik 96% menjadi Rp 650, LUCY melambung 96% menjadi Rp 212, dan YELO menguat lebih dari 88% menjadi Rp 128dalam sebulan terakhir.
Sebaliknya transaksi empat saham dibuka kembali hari ini, seperti saham PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR), PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Saham PSKT, MINA, dan BUVA sendiri dikendalikan Happy Hapsoro.
Baca Juga
Sebelumnya keempat saham tersebut terkena suspensi dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Saham PSKT dan MINA yang teraffiliasi dengan Happy Hapsoro telah melambung lebih dari 126% menjadi Rp 310 dan 131% menjadi Rp 412 dalam sebulan terakhir. Kenaikan tertinggi terjadi dalam sepekan terakhir. Begitu juga dengan saham STAR telah melambung lebih dari 252% menjadi Rp 250.
Kenaikan pesat juga telah melanda saham BUVA lebih dari 144% menjadi Rp 1.375, sehingga saham emiten yang dikendalikan Happy Hapsoro ini terkena suspense sejak 26 November.
Grafik Saham

