BNBR kembali Divestasi Saham VKTR Teknologi (VKTR) Raup Rp 50 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) kembali mengurangi kepemilikan sahamnya di PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). BNBR melepas sebanyak 1,15% saham VKTR dengan nilai Rp 50 miliar.
Manajemen VKTR dalam penguman remsinya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/2/2025), menyebutkan bahwa BNBR melepas sebanyak 500 juta saham VKTR dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham pada 17 Februari 2025, sehingga nilai transaksi tersebut setara dengan Rp 50 miliar.
Baca Juga
“Penjualan tersebut bagian dari divestasi yang berimbas terhadap penurunan jumlah saham yang dimiliki BNBR dari semula 30,41% menjadi 29,26%,” tulis penjelasan resmi tersebut.
Berdasarkan data, BNBR telah mengurangi kepemilikan saham di VKTR secara bertahap dalam satu tahun terakhir. Saham VKTR yang dikuasai BNBR berkurang dari posisi 45,55% pada Januari 2024 menjadi 29,26% hingga 17 Februari 2025.
Sebelumnya, VKTR Teknologi (VKTR) sudah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) sebanyak Rp 400 miliar tahun 2024 atau hampir seluruh capex yang dianggarkan.
Baca Juga
Konversi Utang Jadi Saham Dua Debitur, Bakrie & Brothers (BNBR) bakal Menjadi Perusahaan Bebas Utang
Direktur Keuangan VKTR Amri Aswono Putro mengatakan, dana tersebut digunakan untuk sejumlah ekspansi, seperti pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah. Selain itu, perseroan telah membeli sejumlah prototype bus listrik yang digunakan untuk trial.
“Kita telah menganggarkan belanja modal tahun ini sekitar mungkin Rp 400an (miliar). Itu anggaran kita sekitar itu dan sudah digunakan hampir semua,” ujar Amri.
Terkait Pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang seluas 4,2 hektare, menurut dia, telah mencapai 99,4% hingga pertengahan Desember 2024 dan fasilitas ini segera beroperasi. Fasilitas ini akan menjadi yang pertama di Indonesia yang mampu memproduksi chassis kendaraan listrik komersial dengan metode CKD.

