Begini Rekomendasi dan Target Saham BBCA Usai Umumkan Dividen Interim Rp 55 per Saham
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Mandiri Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga Rp 11.000. Rekomendasi ini menunjukkan prospek kuat dan keberhasilan BCA menjaga profitabilitas.
Rekomendasi tersebut juga mempertimbangkan pembagian dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 55 per saham. Aksi korporasi ini menandai dimulainya musim pembagian dividen interim perbankan pada kuartal IV-2025.
Baca Juga
Big Banks Jadi Incaran Asing, Ini Target Harga BBCA, BMRI, BBNI, dan BBRI
Analis Mandiri Sekuritas Krenas Hutabarat dan Boby Kristanto dalam riset harian kemarin menyebutkan bahwa dengan kapitalisasi yang dinilai masih sangat kuat dan tingkat return on equity (ROE) yang tetap menjadi yang terbaik di antara empat bank besar, kinerja BBCA terus menunjukkan fundamental solid di tengah dinamika pasar.
Berdasarkan data pergerakan harga saham BBCA di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang year to date (ytd) masih menunjukkan penurunan sebanyak 14,90% menjadi Rp 8.425. Adapun dalam sebulan terakhir, saham BBCA naik sekitar 1,2%.
Sebelumnya, BBCA resmi membagikan dividen interim tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah disetujui oleh direksi dan dewan komisaris pada 24 November 2025.
Baca Juga
BBCA Bagikan Dividen Interim Rp 6,77 Triliun, Simak Jadwal Berikut
Dalam pengumuman perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/11/2025), BBCA menetapkan dividen interim yang akan dibagikan adalah sekurang-kurangnya Rp 6.77 triliun. Nilainya setara dengan Rp 55 per saham.
Pembagian dividen interim tersebut mengacu pada laporan keuangan BBCA hingga 30 September 2025, yaitu laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp 43,39 triliun. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp 252,04 triliun dan total ekuitas Rp 276,63 triliun.

