IHSG Sesi I Ditutup Melesat Dekati Level 8.500, Saham Bank Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (20/11/2025), ditutup melesat sebanyak 67,81 poin (0,81%) ke level tertinggi baru 8.474 atau mendekat level 8.500. Rentang pergerakan 8.406-8.491 dengan nilai transaksi Rp 9,49 triliun.
Kenaikan tersebut didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer naik 2,70%, energi 1,04%, sektor keuangan 0,68%, sektor industri 0,61%, sektor infrastruktur 0,54%, dan sektor material dasar 0,48%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor properti serta teknologi. Kenaikan juga ditopang penguatan saham bank Himbara dipimpin BMRI sebanyak 2,68%. Saham DSSA naik 3,09% ikut topang IHSG hari ini.
Baca Juga
IHSG Intraday Catat ATH 8.491, Saham Bank Himbara Dipimpin BMRI Perkasa
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BOGA naik 25% menjadi Rp 675, SKLT menguat 25% menjadi Rp 270, dan BUKK melesat 24,70% menjadi Rp 1.540. Meski tak ARA, saham NATO melesat 30,41% menjadi Rp 193, TRIN naik 22,52% menjadi Rp 735, dan BUVA naik 18,23% menjadi Rp 1.070.
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 44,65 poin (0,53%) menjadi 8.406 disertai dengan pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1,67 triliun. Net buy terbanyak melanda BOGA Rp 583,51 miliar, BMRI Rp 285,73 miliar, dan BHAT Rp 254,46 miliar.
Baca Juga
Boy Thohir Tambah Saham di Trimegah (TRIM), Tegaskan Kepercayaan pada Pasar Modal Indonesia
Penguatan ini didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi menguat 1,54%, sektor konsumer non primer naik 1,09%, sektor keuangan 0,80%, sektor industri 0,57%, dan sektor infrastruktur 1,04%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, properti, dan transportasi.
Sedangkan saham cuan hingga auto reject atas (ARA) kemarin, yaitu saham TIFA naik 25% menjadi rp 515, BUKK menguat 24,75% menjadi Rp 1.235, FMII menguat 24,71% menjadi Rp 434, SGRO naik 19,92% menjadi Rp 7.225, dan LIFE naik 19,82% menjadi Rp 9.975.

