Barito Pacific (BRPT) Catat Lonjakan Laba 2.882%, Transformasi Bisnis Berbuah Manis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan lonjakan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 2.055,6% menjadi US$ 582 juta hingga September 2025, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 27 juta. Kenaikan signifikan didukung akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd.
Manajemen BRPT dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/10/2025), mengungkap bahwa pendapatan konsolidasi perseroan tercatat sebesar US$ 5,56 miliar, tumbuh 232% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan juga tercermin pada perolehan EBITDA US$ 2,21 miliaratau naik 421% YoY serta laba bersih setelah pajak yang melonjak menjadi US$ 1,81 miliar atau meningkat 2.882% YoY.
Baca Juga
Raup Laba US$ 1,65 Miliar, Chandra Asri (TPIA) Ungkap Pengembangan Tiga Pilar Bisnis
Direktur Utama Barito Pacific Agus Pangestu menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberlanjutan transformasi dan strategi penguatan portofolio usaha perseroan, khususnya akuisisi Aster Chemicals and Energy.
“Pencapaian ini menegaskan komitmen kami terhadap keunggulan operasional dan pengelolaan modal yang disiplin. Kami yakin momentum pertumbuhan ini akan terus berlanjut,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Kinerja Perseroan pada periode tersebut turut ditopang oleh dampak positif akuisisi Aster Chemicals and Energy yang memperkuat basis pendapatan dan portofolio bisnis. Selain itu, Barito Renewables (BREN) mempertahankan stabilitas produksi panas bumi, meningkatkan pembangkitan tenaga angin, dan memperkuat efisiensi biaya.
Baca Juga
BREN Catat Kenaikan Laba Atribusi 23,8% Jadi Segini, Berikut Penopangnya
Dari sisi ekspansi usaha, Chandra Asri Group (CAP) memperluas kehadirannya melalui akuisisi jaringan SPBU Esso milik ExxonMobil di Singapura. Sementara itu, pembangunan pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon telah mencapai 33%, menjadi salah satu langkah strategis menuju kemandirian industri kimia nasional.
Barito Renewables (BREN) mencatat progres penting melalui penyelesaian proyek retrofit dan Binary Salak (24,3 MW), yang memperkuat jalur pertumbuhan kapasitas energi terbarukan menuju 2,3 GW pada tahun 2032.
Ke depan, ungkap dia, Barito Pacific (BRPT) akan tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan melalui ekspansi strategis, ketahanan operasional, dan pengelolaan modal secara disiplin untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

