Meski IHSG Anjlok, Asing justru Net Buy Jumbo Rp 3,03 Triliun Borong Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id— Pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,03 triliun saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/10/2025), ditutup anjlok parah 209 poin (2,57%) ke 7.915 atau level terendah baru sejak 12 September.
Penyumbang utama net buy datang dari crossing saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) senilai Rp 2,80 triliun dari pemodal lokal ke pemodal asing. Selanjutnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 540,99 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 221,01 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 182,80 miliar, dan PT Impack Pratama Duta Tbk (IMPC) Rp 136,52 miliar.
Baca Juga
Saham Konglomerasi Berguguran, IHSG Akhir Pekan Anjlok 2,57%
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 375,90 miliar, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 189,68 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 159,73 miliar, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp 108,26 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 103,49 miliar.
Penuruan dipicu atas kejatuhan seluruh saham emiten konglomerasi, seperti saham emiten Prajogo Pangestu, saham emten Haji Isam, emiten portofolio Happy Hapsoro, emiten Lippo Group, dan saham-saham emiten BUMN. Penurunan indeks tersebut sejalan dengan koreksi mayoritas indeks saham regional.
Kejatuhan tersebut dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, seperti sektor teknologi anjlok 5,25%, sektor energi 5,02%, transportasi 4,18%, sektor infrastruktur 3,41%, sektor konsumer primer 2,61%, sektor material dasar 2,36%, sektor konsumer non primer 2,27%, sektor konsumer primer 2,61%, sektor industry 2,42%, dan sektor keuangan 0,89%.
Meski IHSG anjlok parah, saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham BLUE naik 24,64% menjadi Rp 1.315, KONI naik 18,75% menjadi Rp 2.470, SOSS naik 16,82% menjadi Rp 1.250, GOLD naik 16,78% menjadi Rp 16,78, dan PSAB naik 15,45% menjadi Rp 710.
Baca Juga
Prabowo Kucurkan BLT Tambahan Senilai Rp 30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Kapan Cair?
Kemarin, IHSG ditutu melesat 73,58 poin (0,91%) menjadi 8.124, meski demikian pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 620,90 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 248,29 miliar, RAJA Rp 167,29 miliar, dan CDIA Rp 132,54 miliar.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 1,94%, sektor material dasar 1,20%, sektor konsumer non primer 1,45%, sektor industry 1,03%, sektor kesehatan 3,25%, sektor property 1,48%, sektor transportasi 2,10%, dan sektor energi 0,72%. Pelemahan hanya melanda saham sektor teknologi 1,17% dan infrastruktur 0,16%.

