Pasar Kripto Tertekan Lagi, Ethereum dan XRP Melemah di Atas 3%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pasar aset kripto kembali melemah pada perdagangan Rabu (15/10/2025) dini hari waktu Asia. Kapitalisasi pasar global tercatat turun 2,58% menjadi US$ 3,85 triliun, menandakan tekanan jual masih mendominasi di tengah sentimen investor yang cenderung netral.
Indeks Fear and Greed menunjukkan posisi 42 poin, menandakan pasar berada pada fase netral dengan kecenderungan hati-hati. Sementara itu, indeks CMC20—yang melacak 20 aset kripto utama turun 2,81% ke level US$ 244,56.
Menurut data Coinmarketcap, dari sisi pergerakan aset utama, Bitcoin (BTC) terkoreksi 2,19% dalam 24 jam terakhir ke level US$ 113.142,52, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 2,25 triliun. Ethereum (ETH) juga melemah 3,52% menjadi US$ 4.117,43, sementara dalam sepekan anjlok 8,50%.
Stablecoin Tether (USDT) masih bertahan di kisaran US$ 1,00, turun tipis 0,03%. Sementara BNB turun 5,71% ke US$ 1.216,23 dan XRP anjlok paling dalam di antara lima besar aset kripto, terkoreksi 6,63% dalam 24 jam dan 13,10% dalam sepekan, diperdagangkan di level US$ 2,49.
Dominasi Bitcoin atas pasar altcoin masih kuat dengan skor 33/100 pada indeks Altcoin Season, menandakan investor masih lebih banyak menaruh modal pada aset utama dibandingkan altcoin.
Baca Juga
IMF Soroti Ekspansi Bank Global ke 'Stablecoin', Peringatkan Risiko ke Sistem Keuangan
Adapun setelah rebound tajam perdagangan kemarin pasca jatuh ke bawah US$ 102.000 pada Jumat (10/10/2025) waktu AS akibat kenaikan tajam tarif dagang AS–China, kini pasar kripto dalam 24 jam terakhir cenderung mendatar atau mengalami konsolidasi setelah Presiden Trump mengeluarkan sinyal menenangkan, menyatakan bahwa "semuanya akan baik-baik saja."
Meskipun rebound ini menenangkan, pemulihan total kapitalisasi pasar kripto yang kembali di atas $4 Triliun sebagian besar berasal dari penutupan posisi short dan arus dana masuk yang masih berhati-hati.
Pemulihan BTC ditegaskan oleh langkah strategis dari pemain besar, menandakan kepercayaan yang teguh terhadap aset digital ini:
-
Strategi (Strategy) Kembali Akumulasi: Perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor, Strategy, kembali melakukan pembelian Bitcoin setelah tiga minggu absen. Pada 13 Oktober, Strategy mengakuisisi 220 BTC senilai $27,2 Juta dengan harga rata-rata US$ 123.561 per koin. Langkah ini mengirimkan sinyal kepercayaan yang sangat kuat kepada investor yang nervous pasca-penjualan besar-besaran hari Jumat.
- Inflow Institusi Berlanjut: Recovery ini menggarisbawahi posisi Bitcoin yang makin kuat di kalangan institusi. ETF Bitcoin Spot terus mencatat inflow positif, dengan BlackRock’s IBIT ETF kini memegang aset lebih dari 800.000 BTC, senilai hampir US$ 97 miliar.
-
Baca Juga
Kasus Bunuh Diri 'Influencer' Kostya Kudo Guncang Dunia Kripto, Ellen May Soroti Hal Berikut
Dukungan fundamental jangka panjang bagi pasar kripto juga diperkuat oleh dua faktor penting:
-
Rekor Fundraising: Kepercayaan investor terbukti melalui lonjakan crypto fundraising yang mencapai US$ 3,5 miliar dalam 28 putaran pendanaan minggu lalu mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, melampaui puncak sebelumnya di bulan Juli.
-
Jadwal CPI AS Terbaru: Di tengah shutdown Pemerintah AS, Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) secara mengejutkan mengumumkan tanggal baru untuk rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) September pada 24 Oktober. Pengumuman CPI ini, yang datang hanya lima hari menjelang pertemuan FOMC, akan menjadi data makroekonomi krusial yang sangat dinanti dan kemungkinan akan memengaruhi keputusan The Fed terkait pemotongan suku bunga.
Gabungan dari akumulasi korporasi, inflow institusional yang stabil, dan sentimen dana ventura yang rekor, mengukuhkan narasi bahwa pemulihan Bitcoin memiliki dasar yang kuat, di luar fluktuasi harga jangka pendek.
Analisa saham dan kripto dengan mudah dan cepat dengan InvestingPro, dapatkan diskon tambahan khusus untuk pembaca Investortrust, klik di sini

