NTBK Jadi Top Gainer Mingguan, Saham Emiten Kecil Mendominasi Kenaikan
JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga signifikan sepanjang pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) menjadi top gainer mingguan setelah melonjak 146,67% dari Rp 60 menjadi Rp 148 per saham.
BEI dalam catatan pergerakan harga sepekan mengungkap bahwa kenaikan kuat juga dicatatkan saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) sebanyak 135,51% ke Rp 252, serta PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang menguat 120,41% ke Rp 362. Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) turut masuk daftar dengan kenaikan 104,95% menjadi Rp 910.
Baca Juga
Tak Mau Terjebak Drama 'Shutdown' AS, Anindya Bakrie Ajak Pengusaha Fokus Kapasitas Ekspor
Selain itu, saham AYLS, FOLK, dan POLU masing-masing naik 91,30%, 82,46%, dan 76,89%. Sementara itu, MOLI naik 64,22%, AGII naik 56%, dan NIKL naik 52%, melengkapi daftar 10 besar saham dengan penguatan tertinggi pekan ini.
Kenaikan pesat harga saham tersebut sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebanyak 139,55 poin (1,72%) ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.257,85 dalam sepekan ini. Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham.
Bahkan, IHSG berhasil catatkan level ATH dua hari beruntun pekan ini, yaitu Kamis dan Jumat. Sejalan dengan kenaikan IHSG, kapitalisasi pasar (market cap) BEI menguat ke level tertinggi baru menjadi Rp 15.560 triliun. Rata-rata nilai transakasi juga meningkat menjadi Rp 29,14 triliun pekan ini, dibandingkan pekan sebelumnya senilai Rp 25,02 triliun.
Kenaikan indeks pekan ini ditopang penguatan sebanyak 386 saham yang didominasi kapitalisasi pasar (market cap) besar. Sisanya sebanyak 403 saham mengalami penurunan dan sebanyak 163 saham ditutup stagnan. Sedangkan sektor saham dengan kenaikan paling pesat pekan ini, yaitu sektor transportasi naik 10,32%, sektor energi 6,95%, sektor infrastruktur 6,68%, sektor material dasar 4,16%, dan sektor konsumer non primer 1,66%. Sebaliknya saham sektor keuangan satu-satunya yang turun 1,32%.
Baca Juga
‘Asing Kabur’ dari BEI, Pertanda Positif bagi Pasar Saham Domestik?
Sementara itu, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 3,21 triliun pekan ini, berbanding terbalik dibandingkan pekan sebelumnya dengan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 3,10 triliun. Namun net buy saham pekan ini didominasi adanya crossing saham bernilai jumbo.
Penyumbang utama net buy datang dari adanya crossing saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) senilai Rp 5,01 triliun di pasar negosiasi. Pengendali melepas sejumlah saham dengan tujuan untuk menambah free float menjelang pelaksanaan penerbitan atau rights issue saham bernilai jumbo. Dana akan digunakan PANI untuk menambah saham di CBDK.

