Saham UANG Melonjak 165%, LION dan FITT Ikut Jadi Top Gainer di Tengah IHSG Melemah Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga signifikan sepanjang pekan ini. Saham PT Pakuan Tbk (UANG) menjadi top gainer setelah melonjak 165,81% dari Rp 775 menjadi Rp 2.060 per saham. Lompatan tersebut kontras dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan sebanyak 13,28 poin (0,17%) menjadi 7.854,06.
Selanjutnya posisi kedua dicatatkan saham PT Lionmesh Prima Tbk (LION) dengan kenaikan 138,64% dari Rp 352 menjadi Rp 840, disusul saham PT Fit Properti Tbk (FITT) yang naik 126,90% dari Rp 368 ke Rp835. Selain itu, saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLU) turut menguat 84,64% ke Rp 15.925 dari Rp 8.625 pada pekan sebelumnya.
Baca Juga
Kenaikan juga dialami saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) sebesar 71,27%, PT Kencana Energi Lestari Tbk (KJEN) naik 58,78%, dan PT Future Capital Indonesia Tbk (FUTR) meningkat 54,62%. Lainnya, saham PT Lima Dua Lima Tbk (LIVE), PT Maxindo Prima Lestari Tbk (MPXL), dan PT Propertindo Mulia Investama Tbk (PPRI) turut mencatatkan kenaikan masing-masing 51,81%, 50,79%, dan 47,55% dalam sepekan.
Terkait penurunan indeks pekan ini didominasi transaksi saham pada awal pekan usai reshuffle cabinet, namun memasuki dua hari jelang akhir pekan IHSG menunjukkan pembalian arah signifikan. Apalagi setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil kebijakan menempatkan dana pemerintah Rp 200 triliun ke lima bank pemerintah.
Penyumbang utama penurunan indeks pekan ini datang dari pelemahan saham DCII sebanyak 6,62%, DSSA turun 3,63%, BMRI melemah 3,42%, TLKM turun 1,59%, dan PANI melemah 8,88%. Sebaliknya saham penopang indeks datang dari BBRI naik 4,5%, ASII menguat 3,18%, BBNI naik 3,43%, BRPT naik 2,73%, dan UNTR menguat 4,44%.
Baca Juga
Serangan Drone Ukraina Hantam Ekspor Rusia, Harga Minyak Dunia Terkerek
Sedangkan sektor saham dengan penguatan tertinggi datang dari saham sektor kesehatan naik 2,43%, sektor material dasar naik 1,78%, sektor industru menguat 1,91%, sektor konsumer non primer naik 1,33%, dan sektor keuangan 0,42%. Pelemahan meladan saham sektor teknologi, infrastruktur, dan energi.
Sepanjang pekan ini, pemodal asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 6,59 triliun atau naik dari pekan sebelumnya Rp 4,17 triliun. Net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 3,72 triliun, BMRI mencapai Rp 2,57 triliun, HEAL senilai Rp 1,04 triliun, BBNI mencapai Rp 314 miliar, dan ADRO senilai Rp 280 miliar.
Adapun saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak pekan ini dipimpin saham BMAS Rp 491 miliar, disusul BBRI Rp 292 miliar, MDKA senilai Rp 277 miliar, ASII mencapai Rp 253 miliar, dan NSSS senilai Rp 138 miliar.

