Saham Big Cap Terkena Profit Taking, IHSG Mendadak Anjlok Lebih dari 120 Poin
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/10/2025), tiba-tiba anjlok lebih dari 120 poin ke evel 8.044 hanya dalam 45 menit perdagangan. Kejatuhan tersebut dipicu atas aksi ambil untung sejumlah saham big cap.
Kejatuhan indeks terseret penurunan signifikan saham MLPT lebih dari 8% menjadi Rp 197.575 setelah sempat melesat ke level tertingig baru Rp 257.875. Kejatuhan juga cipicu penurunan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN turun lebih dari 4%, saham BRPT lebih dari 5%, saham DSSA melemah lebih dari 1%, PANI turun lebih dari 3%, dan BYAN lebih dari 1%. Kejatuhan IHSG juga dipicu atas penurunan dalam empat saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Baca Juga
Meski demikian sejumlah saham ini masih berhasil pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti NTBK naik 34,15% menjadi Rp 110, TRIN naik 33,47% menjadi Rp 202, TFAS naik 25% menjadi Rp 310, NIKL naik 24,46% menjadi Rp 580, PICO melesat 23,78% menjadi Rp 354, dan AGII naik 21,15% menjadi Rp 1.890.
Kemarin, IHSG ditutup naik 29,30 poin (0,36%) ke rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa 8.169. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 89,44 miliar disumbangkan BBRI Rp 167,29 miliar, EMTK Rp 114,10 miliar, dan BMRI Rp 99,66 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan sejumlah saham sektor, seperti saham sektor energi naik 2,62%, sektor infrastruktur menguat 2,33%, sektor transportasi 3%, sektor teknologi 0,35%, dan sektor keuangan 0,01%. Sektor saham lainnya mengalami penurunan seperti sektor property, sektor industry, dan konsumer primer.
Baca Juga
Emas Tembus Rekor US$ 4.000, Investor Global Panik Buru Aset ‘Safe Haven’
Di tengah lompatan IHSG tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ASLI melesat 34,97% menjadi Rp 220, TRIN naik 34,82% menjadi Rp 151, FOLK melambung 34,78% menjadi Rp 155, dan NTBK naik 34,43% menjadi Rp 82.
ARA juga melanda saham CUAN sebanyak 24,72% menjadi Rp 2.220, CBRE sebanyak 24,70% menjadi menjadi Rp 1.565, SSTM naik 24,68% menjadi Rp 394, NIKL melesat 24,60% menjadi Rp 466, SKRN menguat 24,35% menjadi Rp 715, UFOE naik 24,56% menjadi Rp 284, COCO menguat 24,44% menjadi Rp 555, PICO naik 24,35% menjadi Rp 286, dan POLU menguat 19,88% menjadi Rp 24.275.

