Trader Kripto Ini Ibaratkan Investasi Bagaikan Sebuah Bantal, Apa Maksudnya?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Banyak orang mengira bahwa investasi hanya bisa dilakukan ketika sudah mapan secara finansial. Akan tetapi, kisah Sulianto Indria Putra atau populer dipanggil Suli membantah anggapan itu.
Pada usia 18 tahun, Suli berhasil mengumpulkan kekayaan sekitar Rp 20 miliar dari dunia aset digital. Diakui Suli, kesuksesannya hari ini tidaklah instan.
Suli mengawali semuanya dengan menjual jasa desain feed Instagram. Selain itu, Suli juga menawarkan jasa jual mata uang dan menjadi kreator konten game online.
Saat ini Suli merupakan salah satu investor muda yang sukses berkiprah di industri kripto. Walaupun usianya masih sangat muda (19 tahun), tapi dia memiliki pengetahuan dan skill yang mumpuni di dunia investasi khususnya saham dan kripto.
Dalam podcast dengan pegiat kripto Hamdi Hassyarbaini yang ditayangkan di Youtube, Suli membeberkan sejumlah tips dan strategi investasi untuk orang-orang yang akan memulai investasi, terutama di kripto. Sebagai investasi yang termasuk high risk, Suli pun menganalogikan investasi di kripto sebagai sebuah bantal yang semakin bertambah usia akan semakin menipis.
"Saat kita masih muda, bantal kita itu tebal banget. Kita bisa lompat tinggi banget, pas jatuh, kaki kita nggak akan patah. Tapi ya semakin kita berumur ya semakin kita tua ini bantalnya bakal makin kempes. Kita bakalan ada tanggungan keluarga, ya contoh cicilan dan sebagainya, ini bakal mengempes," ujar Suli.
Sejalan dengan hal tersebut, Suli menuturkan pentingnya menyiapkan dana darurat sebelum memulai investasi di kripto. Menurut Suli, dana darurat yang dimaksud rumusnya adalah enam pengeluaran dikali enam bulan, lalu ditambah 20%.
"20% itu gap buat jaga-jaga. Jadi misal pengeluaran saya enam bulan ini Rp 100 juta, saya tambahin 20%, ya jadi Rp 120 juta. Jadi saya sudah siapin uang Rp 120 juta sebelum masuk ke kripto," ungkap Suli.
Suli menjelaskan, jika belum ada uang sejumlah tersebut, maka jangan terlebih dahulu untuk memulai investasi kripto. Menurut Suli, hal ini demi keamanan, terlebih kripto merupakan investasi yang high risk, yang berarti memiliki potensi keuntungan tinggi namun juga risiko kerugian yang sangat besar.
"(Kalau belum ada duit segitu) ya jangan masuk dulu gitu biar aman. Karena kan kripto high risk ya. Bantalan kita kan harus tebal," ucap Suli.

