Tiga Saham Sektor Telekomunikasi Menarik, TLKM Jadi Pilihan Teratas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi Overweight untuk sektor telekomunikasi Indonesia. Sedangkan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi pilihan teratas dengan target harga Rp 3.500
Analis Kafi Ananta dan Erindra Krisnawan menilai bahwa operator seluler (MNOs) masih melanjutkan strategi rasionalisasi portofolio melalui penyederhanaan produk dan fokus pada pembaruan layanan. Langkah ini diharapkan berimbas terhadap pertumbuhan laba.
Baca Juga
Namun, BRI Danareksa Sekrutias mengingatkan risiko jangka pendek masih datang dari promosi taktis yang berpotensi menekan margin, apabila berlangsung lama. Sementara itu, prospek pendapatan dari layanan 5G dipandang lebih rendah karena adopsi masih terbatas, yakni hanya 15,7 juta koneksi menurut proyeksi GSMA 2024.
Secara valuasi, Kafi dan Erindra mengatakan, sektor telekomunikasi kini diperdagangkan pada level 4,8x EV/EBITDA tahun 2025 atau berada di bawah rata-rata 5 tahun (-0,5 standar deviasi). Dari sisi emiten, saham TLKM ditetapkan sebagai pilihan utama dengan target harga Rp 3.500, seiring dengan daya tarik strategi simplifikasi produk.
Baca Juga
PGUN dan JARR Jadi Emiten Kelapa Sawit dengan Market Cap Terbesar di BEI, Haji Isam makin Kaya!
Sementara itu, saham PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) direkomendasikan buy dengan target harga Rp 2.600. Target harga ini mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang lebih konservatif. Sedangkan saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.310.
Dengan fundamental yang solid dan valuasi yang relatif murah, sektor telekomunikasi dipandang masih menarik bagi investor, meski volatilitas jangka pendek tetap perlu diwaspadai.
Grafik Saham TLKM, ISAT, dan EXCL

