Bagikan

Saham BRPT Melonjak hingga Gusur TLKM dari Daftar Top 10 Market Cap di BEI, Kekayaan Prajogo Jadi Segini

Poin Penting

BRPT naik 11,87% hari ini ke Rp 3.770 hingga picu market cap melesat menjadi Rp 353 T.
BRPT geser TLKM dari posisi 10 kapitalisasi terbesar BEI.
Prajogo kuasai 3 emiten top 10 dengan market cap total Rp 2.221 T.

JAKARTA, investortrust.id – Kapitalisasi pasar (market cap) saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu dengan kepemilikan 71,36% saham, melesat hingga masuk dalam daftar top 10 saham berdasarkan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). BRPT menggulingkan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dari posisi 10 pada penutupan perdagangan saham, Rabu (24/9/2025).

Kenaikan kapitalisasi pasar tersebut ditopang berlanjutnya penguatan harga saham BRPT dalam beberapa pekan terakhir. Adapun pada penutupan perdagangan saham hari ini, BRPT menguat 11,87% menjadi Rp 3.770. Dengan kenaikan tersebut, kapitalisasi pasar BRPT melambung menjadi Rp 353,42 triliun menyalip TLKM senilai Rp 313,03 triliun.

Baca Juga

Barito Pacific (BRPT) Teken Fasilitas Kredit US$ 252,75 Juta, Berikut Penggunaannya

Berdasarkan data BEI, saham BRPT tercatat sebagai saham dengan penyumbang terbesar terhadap setelah mencatatkan kenaikan harga lebih dari 301% sepanjang tahun 2025 berjalan atau year to date (ytd). Kenaikan pesat harga tersebut menjadikan saham BRPT masuk dalam daftar 3 saham, DCII dan DSSA, penopang utama kenaikan IHSG sebanyak 13,5% sepanjang ytd.

Dengan masuknya saham BRPT, Prajogo Pangestu kini memiliki tiga emiten yang sudah masuk dalam daftar top 10 market cap terbesar di BEI, yaitu PT Barito Renwables Energy TbK (BREN) peringkat pertama senilai Rp 1.187 triliun, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) peringkat kelima Rp 681 triliun dan BRPT peringkat ke-10 senilai Rp 353 triliun. Total  market cap tiga emiten ini mencapai Rp 2.221 triliun atau setara dengan 32% dari total market cap top 10 saham BEI bernilai Rp 6.940 triliun.

Pemilik Barito Pacific Group Prajogo Pangestu. Foto: Investortrust/Mohammad Defrizal ()
Source:

Berkat kenaikan pesat harga saham BRPT bersamaan dengan PT Petorsea Tbk (PTRO) yang juga dikendalikan dirinya, nilai kekayaan Prajogo Pangestu bertambah senilai US$ 2,1 miliar hari ini. Tambahan tersebut menjadikan total kekayaan Prajogo menjadi US$ 40,1 miliar atau menduduki peringkat 48 dalam daftar orang terkaya di dunia dan peringkat pertama dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Terkait lompatan harga saham BRPT dalam beberapa hari terakhir, manajemen BRPT dalam penjelasan resminya di BEI kemarin menyebutkan, belum ada fakta maupun kejadian penting yang memicu kenaikan harga saham perseroan. BRPT sebelumnya baru menuntaskan management program insentif employee stock option plan (MESOP) tahap 2.

Baca Juga

 Pemodal Asing Berbalik Net Sell Rp 524,97 MIliar, Ini Daftar Saham Dilepas

Sebelumnya, Barito Pacific (BRPT) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit berjangka (term loan facility) bersifat commited dan non revolving maksimal US$ 252,75 juta dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Dana akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional perseroan. 

Dana tersebut akan digunakan untuk operasional secara umum, termasuk untuk pelunasan uang berdasarkan facility agreement fo a term loan yang ditandatangani pada 5 Agustus 2020.  “Dengan diperolehnya pinjaman dari BRI berdasarkan Perjanjian Kredit dan Perjanjian Forex Line, maka akan meningkatkan kemampuan finansial dan aspek pendanaan bagi Perseroan dalam menjalankan usaha kedepannya,” tulis manajemen BRPT dalam penjelasan resminya.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024