Saham PZZA Berpotensi Menuju Rp 400 Terdorong Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) berpotensi menguat menuju level Rp 400, seiring harga PBVR saham baru mencapai 0,73%. Peluang kenaikan juga didukung rebound sektor bisnis restoran Pizza yang dikendalikan.
Peluang berlanjutnya kenaikan harga menuju Rp 400 juga ditunjukkan pola teknikal, yaitu terjadi tren penguatan harga saham PZZA dalam tiga bulan terakhir lebih dari 53% menjadi Rp 250. Sedangkan kenaikan kemarin mencapai 5% menjadi Rp 250.
Baca Juga
Potensi kenaikan harga menuju Rp 400 juga didukung tren perbaikan kinerja keuangan PZZA yang sudah tampak sejak semester I-2025 dengan kenaikan pendapatan dari Rp 1,37 triliun menjadi Rp 1,54 triliun. PZZA juga berhasil membalikkan posisi rugi bersih Rp 75,11 miliar menjadi laba bersih Rp 15,56 miliar.
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa peluang kebangkitan saham PZZA juga didukung tren pulihnya permintaan produk perseroan setelah sempat dilanda sentimen negative akibat gempuran Israel terhadap milisi Hamas di Palestina. Pemulihan pasar bisa terlihat dari mulai ramainya sejumlah gerai perseroan.
PZZA merupakan pengelola gerai restoran Pizza Hut yang dikendalikan PT Sriboga Raturaya dengan kepemilikan 64,79%. Sisanya dimiliki DBS Bank Ltd S/A sebanyak 9,6%, JPMCB NA sebanyak 71%, dan sisnaya pemegang saham public.

