IHSG Ditutup Berbalik Naik Tipis, Saham INDX dan PZZA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/1/2025), berbalik naik tipis sebanyak 2,81 poin (0,04%) menjadi 7.083,28 dengan nilai transaksi Rp 8,20 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry 0,33%, sektor kesehatan 0,86%, sektor property 0,14%, sektor industry 0,33%, dan sektor material dasar. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, sektor consumer primer, keuangan, transportasi, dan infrastruktur.
Baca Juga
Meski IHSG hanya naik tipis, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, seperti saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) menguat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,57% menjadi Rp 109 dan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) naik hingga ARA sebanyak 34,21% menjadi Rp 204.
Penguatan juga melanda saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 20,47% menjadi Rp 306, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 20,29% menjadi Rp 4.150, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menguat 16,33% menjadi Rp 3.490.
Sebaliknya penurunan dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) anjlok 25% menjadi Rp 555 dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) turun 11,52% menjadi Rp 292. Penurunan juga melanda saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW).
Baca Juga
Ajaib Kripto: Bitcoin Berada di Jalur yang Kuat untuk Melanjutkan Tren Kenaikannya
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 83,96 poin (1,17%) menjadi 7.080,47. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 923,39 miliar dengan terbanyak melanda saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 298,90 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 128,43 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 117,03 miliar.
Pelemahan tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,65%, sektor industry 1,25%, sektor saham keuangan 1,13%, sektor kesehatan 1,34%, dan sektor property 1,31%. Sebaliknya penguatan melanda sektor teknologi 1,29% dan sektor consumer primer 0,23%.
Grafik IHSG

