Harga Emas Dunia Berpotensi Tembus US$ 3.800 per Troy Ounce di Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas dunia diprediksi menembus level US$ 3.800 per troy ounce sampai akhir tahun. Penguatan ditopang faktor fundamental global mulai dari ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), data ekonomi, hingga eskalasi geopolitik. Sedangkan harga emas pekan ini diperkirakan bergerak dalam rentang US$ 3.359,51-3.700,21 per troy ounce.
“Data ekonomi AS pekan lalu, termasuk penurunan inflasi, rilis harga produsen, serta revisi tenaga kerja memperbesar peluang Bank Sentral AS (The Fed) untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16–17 September 2025. Hal ini bisa berimbas terhadap harga saham pekan ini hingga akhir tahun,” ujar pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi kepada media dikutip Senin, (15/9/2025).
Baca Juga
Harga Emas Antam Turun Tipis, Pelaku Pasar Tunggu Keputusan The Fed
Selain faktor moneter, dia mengatakan, ketegangan geopolitik global juga turut menopang aliran dana ke safe haven emas. Ibrahim menyoroti beberapa isu, seperti tensi politik di AS, menyusul banding hukum yang diajukan Tina Chok dan mantan Presiden Donald Trump.
Kemudian perang dagang antara AS, India, dan China, dengan wacana penerapan tarif impor hingga 100%. Lalu konflik Rusia-Ukraina, setelah serangan drone Ukraina menghantam kilang minyak Rusia yang menghentikan 17% produksi, disusul serangan balasan Moskow ke ibu kota Ukraina.
Peluang penguatan harga emas juga didukung situasi di Timur Tengah, pasca serangan Israel ke militan Hamas di Qatar yang memicu kecaman Mesir dan Arab Saudi serta wacana pertemuan darurat negara-negara Arab. “Ketidakpastian global ini memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai (safe haven),” ujarnya.
Baca Juga
United Tractors (UNTR) Akuisi Tambang Emas dari PSAB Bernilai US$ 540 Juta
Sementara dalam negeri, meski harga emas dunia terus menanjak, nilai tukar rupiah yang cenderung stabil dan menguat turut menahan kenaikan harga logam mulia di pasar domestik. Saat ini, harga emas di Indonesia masih berada di kisaran Rp 2.150.000 per gram.
“Rupiah yang menguat berpotensi menahan laju kenaikan harga emas lokal, meskipun tren global tetap positif,” ujar Ibrahim.
Dengan tren ini, Ibrahim menyebutkan, emas diperkirakan tetap menjadi instrumen investasi menarik di tengah gejolak global hingga akhir 2025.

