Top Gainer Sepekan Didominasi Saham Lapis Dua, Ada ACST dan FITT
JAKARTA, investortrust.id – Sebanyak 10 saham yang berasal dari lapis dua dan tiga menjadi jawara atau top gainer dengan penguatan dalam rentang 54-75% dalam sepekan ini, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah sebanyak 39,52 poin (0,50%) menjadi 7.858,85. Sebaliknya pemodal asing jusrtru agresif memborong saham dengan nilai net buy mencapai Rp 2,73 triliun.
Kenaikan tertinggi dicatatkan saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) sebanyak 75,56% dari Rp 90 menjadi Rp 158 dan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) melesat sebanyak 73,15% dari Rp 216 menjadi Rp 374.
Baca Juga
Bank Victoria Syariah Jadi Bank Syariah Nasional, Berikut Susunan Baru Pengurusnya
Kenaikan mengesankan pekan ini juga dicatatkan saham KBLV sebanyak 68,18% menjadi Rp 222, MFIN naik 66,15% menjadi Rp 1.595, ASLC menguat 64,79% menjadi Rp 117, HUMI melesat 63,64% menjadi Rp 108, PRIM naik 61,90% menjadi Rp 102, dan DATA melesat 61,48% menjadi Rp 3.060, SMAR naik 60,41% menjadi Rp 6.625, dan SOSS menguat 54,13% menjadi Rp 840.
Terkait penurunan indeks pekan ini dipicu atas kejatuhan lima saham big cap pekan ini, seperti DSSA melemah 14,88%, DCII turun 5,53%, BBCA terkoreksi sebanyak 2,87%, TPIA melemah 4,62%, dan BREN turun lebih dari 2,57%. Sedangkan saham penopang indeks datang dari kenaikan saham ASII sebanyak 13,43%, EMTK naik 22,51%, UNTR menguat 7,5%, dan BRMS naik 9,63%.
Penurunan tersebut juga dipengaruhi atas penurunan sejumlah sektor utama indeks pekan inii, seperti sektor infrastruktur turun 1,79%, sektor energi melemah 1,04%. Sebaliknya sektor saham dengan kenaikan paling pesat adalah industry menguat 4,68% dan transportasi naik 3,85%.
Baca Juga
Adapun, investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy saham mencapai Rp 2,73 triliun pekan ini, meski IHSG BEI mencatatkan pelemahan. Hanya saja net buy tersebut lebih rendah dibandingkan dengan net buy saham pekan lalu telah mencapai Rp 6,67 triliun. Berlanjutnya net buy menjadikan total net sell saham BEI year to date (ytd) turun menjadi Rp 52,44 triliun.
Net buy terbanyak melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 1,06 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 559,88 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 556,37 miliar PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 458,39 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 446,53 miliar.

