Perkuat Bisnis EV, Green Power (LABA) Tuntaskan Akuisisi 65% Saham Aceh Mineral
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Green Power Group Tbk (LABA) menuntaskan akuisisi sebanyak 65% saham PT Aceh Mineral Abadi. Aksi tersebut bagian dari penguatan posisi hulu bahan baku baterai kendaraan listrik (EV).
“Kami sampaikan bahwa perseroan telah menyelesaikan akuisisi 65% saham Aceh Mineral pada 3 September 2025. Akuisisi ini bertujuan untuk mengambankan sumber daya hulu strategis dan menempatkan diri pada posisi penting dalam rantai pasok bahan baku utama baterai kendaraan listrik,” tulis Dirut LABA An Shaohong dalam pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/9/2025).
Baca Juga
Uji Tuntas Rampung, Green Power (LABA) Bersama Mitranya Ungkap Bisnis Baru Bangun Karya (KRYA)
Dia menambahkan bahwa akuisisi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi LABA melalui penguatan akses terhadap sumber daya mineral strategis sebagai bahan baku rantai pasok baterai kendaraan listrik.
Perseroan juga sebelumnya telah menuntaskan akuisisi sebanyak 282,87 miliar atau 17% saham PT Bangun Karya Perkasa Tbk (KRYA). Aksi ini menjadikan LABA sebagai perusahaan yang teraffiliasi dengan pengendali saham KRYA.
Baca Juga
Menkeu Purbaya Tepis Kabar Naikkan Rasio Utang di Atas ke 40% dari PDB
Berdasarkan data, saham KRYA kini dikendalikan Green City Sg Pte Ltd sebanyak 41%. Sisanya dikuasai LABA sebanyak 17%, Hok Gwan mencapai 9,52%, Jie Yang menguasai sebanyak 4% saham LABA, dan pemegang saham public menguasai 28,48% saham KRYA.
Meski telah menuntaskan sejumlah aksi korporasi, saham LABA hingga kini masih dihentikan transaksinya dipicu atas penguatan harga signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Saham LABA telah mengalami suspense sejak 11 Juli 2025.

