Menkeu Purbaya Tepis Kabar Naikkan Rasio Utang di Atas ke 40% dari PDB
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis kabar yang menyebut bahwa pemerintah akan menaikkan rasio utang hingga di atas 40% dari PDB (pendapatan domestik bruto).
“Nggak ada,” kata Purbaya, di Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Kamis (11/9/2025) ketika menjawab pertanyaan awak media soal potensi peningkatan rasio utang tersebut.
Purbaya bahkan belum mendengar rencana untuk menggeser rasio utang di atas ambang 40% dari PDB. Menurutnya saat ini, pemerintah akan menjaga fiskal secara hati-hati.
“Fokus saya sekarang adalah membuat anggaran yang ada atau yang nanti 2026 dampaknya optimal dulu buat ekonomi,” jelas dia.
Eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menjelaskan akan fokus terhadap ketepatan waktu dalam penyerapan anggaran. Fokus lainnya yaitu uang yang diserap tidak akan mengganggu sistem perekonomian.
Baca Juga
Ditandatangani Malam Ini, Dana Rp 200 T Pemerintah Siap Mengucur Besok
“Itu utamanya. Nanti kalau sudah optimal baru kita pikirkan, kalau perlu mesin atau bahan baru ke perekonomian,” ucap dia.
Purbaya menjelaskan penyerapan anggaran akan menjadi fokus penting. Tanpa penyerapan yang baik, anggaran kementerian/lembaga (K/L) yang besar tidak akan berguna.
Melihat strategi dan arah kebijakannya, Purbaya yakin dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi pada APBN 2025 yang sebesar 5,2%. “Bisa mendekati itu,” ujar dia.
Purbaya mengatakan kuartal IV-2025 akan menjadi penentu. Pertumbuhan ekonomi yang cepat di kuartal terakhir itu akan menjadi bukti perekonomian Indonesia melewati titik terendah.
“Dan ke depan akan bergerak lebih cepat lagi,” kata dia.

