BRI, Pegadaian, Pos Digi, dan MDI Ventures Tokenisasi Aset Dunia Nyata Lewat Program Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Empat institusi besar Indonesia, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Pegadaian, Pos Digi, dan MDI Ventures, resmi bergabung dalam program Tokenize Indonesia. Program ini diinisiasi oleh BRI Ventures, Coinvestasi, dan Saison Capital.
Langkah ini menandai dorongan serius adopsi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) ke blockchain di Tanah Air. Dengan kapitalisasi pasar gabungan lebih dari US$ 35 miliar, keempat institusi tersebut menghadirkan skala signifikan dalam mendorong use case blockchain yang lebih aplikatif. Program Tokenize Indonesia dimulai Juli 2025 dan akan berpuncak pada showcase di Coinfest Asia, 21–22 Agustus 2025.
Baca Juga
“Tujuan kami adalah menjembatani kolaborasi institusi keuangan besar dengan mitra teknologi yang inovatif. Dengan cara ini, kami ingin mempercepat adopsi aset digital, memperluas inklusi keuangan, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” kata Markus Liman Rahardja, Chief Investment Officer BRI Ventures, dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Tokenize Indonesia juga dipandang sebagai pintu masuk menuju regulatory sandbox OJK yang segera diluncurkan pada 2025, menandai transisi penting dari pasar kripto ritel menuju adopsi blockchain institusional.
Institusi yang ikut serta dalam program ini adalah BRI yang mengelola aset lebih dari US$ 130 miliar dengan 20 juta nasabah dan jaringan lebih dari 15.400 outlet. Pegadaian melayani 24 juta pengguna aktif dengan aset US$6,5 miliar. Pos Digi mengelola lebih dari 4.000 titik logistik dan pembayaran di 500 kota. Terakhir, MDI Ventures mengelola aset US$ 656 juta dengan komitmen modal US$ 1,1 miliar.
Secara global, menurut dia, tokenisasi aset dunia nyata diprediksi tumbuh menjadi pasar jumbo dengan perkiraan US$ 16 triliun pada 2030. Di Indonesia, potensinya mencapai US$ 88 miliar didukung faktor demografi populasi lebih dari 270 juta, lebih dari separuh penduduk masih underbanked atau unbanked, serta pertumbuhan pesat layanan keuangan digital seperti dompet elektronik dan pinjaman daring.
Baca Juga
OJK Dorong Inovasi Melalui "Regulatory Sandbox", Beberapa Model Bisnis Baru Ini Masuk Uji Coba
Guna mewujudkan hal tersebut, Tokenize Indonesia menggandeng infrastruktur blockchain global seperti IOTA, Stellar, Ripple, dan Fireblocks. “Dengan ekosistem kripto Indonesia yang telah memiliki lebih dari 20,9 juta pengguna terdaftar, inisiatif ini dinilai mampu untuk membawa blockchain ke tahap institusional, menghadirkan legitimasi sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi digital nasional,” ungkapnya.
BRI Ventures adalah corporate venture capital dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), bank terbesar dan paling inklusif di Indonesia. Dengan misi mendorong inovasi dan inklusi keuangan, BRI Ventures berinvestasi pada startup tahap awal hingga pertumbuhan yang membentuk masa depan layanan keuangan, pemberdayaan UMKM, dan ekonomi digital.

