Bagikan

Infovesta Dorong Manajer Investasi Kolaborasi Majukan Industri Reksa Dana

Poin Penting

Infovesta dorong kolaborasi manajer investasi demi kemajuan reksa dana.
Pertumbuhan reksa dana saham terhambat akibat rendahnya kepercayaan.
Best Investment Manager Awards jadi tolok ukur transparansi industri.

JAKARTA, investortrust.id – Direktur PT Infovesta Utama, Parto Kawito, mengajak para manajer investasi (MI) untuk berkolaborasi demi kemajuan industri reksa dana di Indonesia. Ajakan ini ia sampaikan dalam ajang tahunan Best Investment Manager Awards 2025 yang digelar oleh Investortrust.id bersama PT Infovesta Utama di JW Marriott Hotel Jakarta, Selasa (9/9/2025).

“Selama ini kita melihat sesama manajer investasi sebagai pesaing. Padahal, menurut saya, mereka seharusnya menjadi partner untuk berkembang bersama,” ujar Parto.

Ia menambahkan, total dana kelolaan reksa dana di Indonesia saat ini telah mencapai Rp550 triliun, mayoritas pada reksa dana pendapatan tetap dan pasar uang. Sementara itu, pertumbuhan reksa dana saham masih rendah akibat kurangnya kepercayaan baik dari investor maupun pelaku industri.

Seluruh pemenang berfoto bersama Sekretaris Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), Dedy Hendrawan, Chief Executive Officer (CEO) Investortrust, Primus Dorimulu dan Direktur Utama Infovesta Parto Kawito pada acara Investortrust Infovesta Investment Manager Award 2025 di Jakarta, Selasa (9/9/2025). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa  

“Sepuluh tahun terakhir, pertumbuhan reksa dana saham hanya 5–6 persen. Ini masalah bukan hanya pada sisi investor yang kurang percaya, tapi juga dari sisi pemain,” jelas Parto.

Baca Juga

Star AM Sabet 7 Penghargaan di Best Investment Manager Awards 2025 

Menurutnya, kolaborasi dapat dilakukan melalui asosiasi seperti AMII (Asosiasi Manajer Investasi Indonesia). “AMII cukup lincah, tapi ada beberapa hal yang perlu diperkuat. Dibutuhkan roadmap yang jelas, dengan masukan dari para pemain, agar seluruh industri bisa tumbuh bersama,” tambahnya.

Parto menekankan bahwa pelaku industri juga harus berinisiatif tanpa menunggu regulator. “Kalau regulator sibuk, pemain harus berbuat sesuatu. Bisa melalui sistem bersama, efisiensi, atau pemanfaatan teknologi,” katanya.

Selain itu, ia menyinggung praktik sebagian manajer investasi yang lebih mengutamakan satu produk reksa dana dan mengorbankan produk lain demi mempercepat pertumbuhan AUM. “Kita tidak ingin hal itu terjadi. Penghargaan ini hadir sebagai tolok ukur penting agar manajer investasi terus berinovasi, menjaga kinerja konsisten, dan memberikan produk sehat bagi investor,” tegasnya.

Best Investment Manager Awards 2025 diharapkan menjadi rujukan penting bagi investor, sekaligus memperkuat transparansi, daya saing, dan kematangan industri reksa dana Indonesia. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024