JP Morgan: Demo Tak Goyahkan Kepercayaan Investor pada Ekonomi Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – CEO & Senior Country Officer J.P. Morgan Indonesia, Gioshia Ralie, menegaskan bahwa investor global masih menunjukkan kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia, meski beberapa hari terakhir terjadi aksi demonstrasi di sejumlah wilayah.
“Saya rasa investor sudah cukup dewasa, paham apa yang terjadi di Indonesia maupun di luar negeri. Di Thailand dan Malaysia juga sempat ada demo. Pertanyaannya, apakah protes ini berkelanjutan atau tidak? Alhamdulillah sampai hari ini demo tetap ada, tetapi lebih teratur,” ujar Gio dalam acara Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi & Pasar Saham Indonesia 2025 di Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Menurutnya, keberadaan investor dari Amerika Serikat, Inggris, Hong Kong, dan Kanada yang tetap aktif di Indonesia menjadi bukti kepercayaan pasar tidak terganggu. “Mereka melihat langsung bagaimana pemerintah merespons. Hal itu akan memberikan kembali kepercayaan yang positif,” tambahnya.
Baca Juga
JP Morgan: Properti, Konsumsi, dan Pertambangan Jadi Motor Ekonomi Indonesia
Gio menilai respon pemerintah yang cepat dan terukur menjadi faktor penting menjaga persepsi investor. Di tengah situasi saat ini, J.P. Morgan Indonesia juga tetap beroperasi penuh dengan aktivitas transaksi harian yang signifikan.
Perusahaan mencatat transaksi valuta asing (valas) senilai US$ 1,3 miliar, settlement kas korporasi sebesar US$ 22 miliar, transaksi ekuitas US$ 100 juta, serta perdagangan surat utang hingga US$ 90 juta per hari.
“JP Morgan tetap beroperasi, tetap melihat lapangan, dan memberikan masukan positif kepada pemangku kepentingan di Asia. Pemerintah sudah baik dalam meredam situasi, jalanan normal kembali, sehingga investor ikut percaya diri,” jelasnya.
Selain itu, Gio menekankan bahwa komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan perbaikan birokrasi akan memperkuat daya tarik investasi jangka panjang. “Itu yang dibutuhkan agar industri bisa tumbuh sehat,” tegasnya.

