JP Morgan: Properti, Konsumsi, dan Pertambangan Jadi Motor Ekonomi Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - JP Morgan Indonesia menyampaikan sektor property, konsumsi, serta logam dan pertambangan, akan menjadi motor pergerak ekonomi Indonesia ke depan.
CEO dan Senior Country Officer JP Morgan Indonesia, Gioshia Ralie alias Gio mengungkapkan, sektor properti dan konsumsi dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Hal ini didukung program pemerintah, seperti pembangunan 3 juta rumah dan program makan bergizi gratis (MBG)).
“Kalau itu berjalan akan membawa dampak signifikan dan diharapkan menjadi stimulasi ekonomi untuk bertumbuh lebih baik,” kata Gio dalam acara Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi & Pasar Saham Indonesia 2025 di Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga
Net Sell Rp 304,82 Miliar, Berikut Daftar Saham Dilepas Investor Asing jelang Libur Panjang
Selain sektor yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, JP Morgan menyoroti, emiten sektor logam dan pertambangan, khususnya komoditas emas dan nikel untuk program hilirisasi, bakal Berjaya ke depan. Menurut Gio, nilai tambah dalam pengolahan komoditas, seperti baterai kendaraan listrik, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi Indonesia.
“Untuk sektor logam dan pertambangan diharapkan proses penambahan nilai yang semakin ke bawah atau downstream, itu akan membawa dampak positif,” jelasnya.
Di sisi lain, Gio menegaskan, stabilitas nilai tukar rupiah serta potensi penurunan suku bunga menjadi faktor penting yang dapat mendorong perusahaan untuk lebih ekspansif.
Baca Juga
Kadin Indonesia Bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Bahas Sejumlah Hal Ini
“Kita mengharapkan rupiah stabil, suku bunga turun, sehingga akan membuat stimulasi kepada sektor-sektor di Indonesia untuk mulai berekspansi lagi,” ucap Guo.
Ia menambahkan, disiplin fiskal dan stabilitas makro tetap menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi Indonesia berkelanjutan di tengah tantangan eksternal, termasuk risiko geopolitik dan dinamika suku bunga global.
“Jadi stabilitas penting, disiplin penting, kita dari perbankan terus membantu pemerintah dan swasta untuk memberikan stimulasi agar ekonomi kita dapat tumbuh lebih cepat,” pungkasnya.

