Jumlah Ethereum Tembus 120 Juta Koin, Pasokan Tak Terbatas Tapi Terkendali
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ethereum (ETH) adalah salah satu mata uang kripto terbesar dan paling berpengaruh di dunia, setelah Bitcoin (BTC). Sebagai platform blockchain terdesentralisasi, Ethereum tidak hanya digunakan untuk transaksi, tetapi juga untuk menjalankan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan kontrak pintar.
Namun, berapa jumlah Ethereum yang beredar di dunia saat ini, dan bagaimana cara melacaknya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Melansir dari Pintu, Senin (1/9/2025), hingga Agustus 2025, total jumlah Ethereum yang beredar mencapai lebih dari 120 juta ETH. Jumlah ini terus bertambah seiring dengan mekanisme proof of work yang telah digantikan oleh proof of stake dalam pembaruan Ethereum 2.0. Hal ini memungkinkan proses verifikasi transaksi di blockchain Ethereum lebih efisien dan mengurangi konsumsi energi secara signifikan.
Ethereum memiliki sistem pasokan yang tidak terbatas. Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki jumlah pasokan terbatas sebesar 21 juta BTC, Ethereum tidak mengatur jumlah total supplynya. Meskipun begitu, pembaruan Ethereum 2.0 dengan sistem proof of stake berupaya untuk mengendalikan laju inflasi dan memperkenalkan mekanisme pembakaran (burning) Ethereum melalui EIP-1559, yang memungkinkan sebagian ETH yang digunakan untuk biaya transaksi dibakar dan tidak lagi beredar di pasar.
Meskipun Ethereum tidak memiliki batas pasokan yang pasti, mekanisme yang diterapkan saat ini memberikan pengaruh terhadap pasokan ETH yang beredar di pasar, menciptakan keseimbangan antara permintaan dan penawaran.
Mengapa Jumlah Ethereum yang Beredar Penting?
Jumlah Ethereum yang beredar menjadi hal yang penting bagi para investor dan pengguna Ethereum karena mempengaruhi harga pasar dan permintaan terhadap ETH. Ketika jumlah Ethereum yang beredar semakin besar, pasokan ETH di pasar juga semakin banyak, yang dapat menyebabkan harga Ethereum lebih fluktuatif.
Sebaliknya, mekanisme pembakaran ETH yang ada dapat mengurangi jumlah Ethereum yang beredar dan berpotensi meningkatkan harga dalam jangka panjang.
Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa meskipun pasokan ETH tidak terbatas, permintaan terhadap Ethereum terus berkembang berkat adopsi yang meningkat dalam dunia DeFi (Decentralized Finance), NFT (Non-Fungible Tokens), dan smart contract.
Permintaan yang tinggi dapat mengimbangi pasokan ETH yang terus bertambah, menciptakan tekanan positif terhadap harga Ethereum.

