Integrasikan Investasi dengan CSR, Insight Investments Salurkan Hasil I-GOLF untuk Atlet Junior
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Insight Investments Management (PT IIM) mengintegrasikan strategi investasi dengan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui dukungan bagi pengembangan atlet junior golf. Inisiatif ini diwujudkan lewat produk investasi sosial Reksa Dana Fixed Income Insight TRIM Golf Pro Acceleration Fund (I-GOLF).
Direktur PT IIM, Camar Remoa, menjelaskan kehadiran I-GOLF bertujuan menciptakan ekosistem golf yang inklusif dan relevan dengan generasi baru. “Selama ini golf dianggap mahal dan hanya bisa diakses kalangan tertentu. Melalui fitur sosial I-GOLF, kami ingin membuka akses lebih luas, bahkan bagi anak-anak dari keluarga sederhana yang punya potensi prestasi,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Baca Juga
Meski baru diluncurkan pada 5 Februari 2025, I-GOLF sudah menyalurkan Pembagian Hasil Investasi (PHI) semester I dari investor kelas A kepada PGI Provinsi Bali. Dana tersebut dipakai untuk mendukung pembinaan atlet muda, termasuk biaya pendaftaran atlet binaan PGI Bali di ajang 3rd Bali International Junior Amateur Golf Championship (1–3 Juli 2025) di New Kuta Golf, Jimbaran.
Camar menegaskan, integrasi investasi dengan CSR melalui I-GOLF menjadi bukti bahwa instrumen keuangan dapat menghasilkan imbal hasil finansial sekaligus dampak sosial berkelanjutan. “Investasi bukan hanya soal return, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan manusia,” tambahnya.
Baca Juga
Selaraskan Kinerja Produk dan Sosial Berkelanjutan, Insight Investments Diganjar Dua Penghargaan
Dari sisi kinerja, RDN I-GOLF Kelas B mencatat hasil positif, yaitu 0,83% pada bulan pertama, sebanyak 2,59% dalam tiga bulan, dan 4,37% sejak peluncuran.
Menurut Camar, pencapaian ini mencerminkan konsistensi PT IIM dalam menghadirkan nilai tambah bagi investor sekaligus mendukung pengembangan talenta olahraga nasional. “Dengan dukungan berkelanjutan, kami berharap atlet binaan dapat bersaing di level internasional dan mengharumkan nama Indonesia,” pungkasnya.

