Sofi Jadi Bank Pertama di AS Gunakan Bitcoin Lightning untuk Kirim Uang ke Meksiko
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - SoFi Technologies, bank digital asal Amerika Serikat, akan menjadi bank pertama di negara itu yang mengintegrasikan jaringan Bitcoin Lightning dan Universal Money Address. Layanan ini akan memungkinkan pengiriman uang lintas negara secara cepat, murah, dan real time, dimulai dari AS ke Meksiko.
CEO SoFi Anthony Noto menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk peningkatan layanan keuangan bagi lebih dari 11,7 juta anggotanya. “Kemampuan mengirim uang secara cepat dan murah bukan hanya kenyamanan, tapi kebutuhan,” ujarnya di platform X (dulu Twitter), dikutip dari Cointelegraph, Rabu (20/8/2025).
Bagaimana Teknologi Ini Bekerja?
Dengan bekerja sama dengan Lightspark, SoFi menghadirkan layanan berbasis blockchain yang memungkinkan konversi dolar AS ke Bitcoin (BTC) secara real-time. Uang tersebut kemudian dikirim melalui jaringan Bitcoin Lightning dan dikonversi kembali ke mata uang lokal penerima di rekening bank mereka.
Melansir dari Pintu, Universal Money Address (UMA) dari Lightspark juga memungkinkan pengguna mengirim dana cukup dengan alamat mirip email, mempercepat proses transaksi tanpa kompleksitas alamat dompet kripto tradisional. Teknologi ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang transparan dan efisien.
Baca Juga
Dari Minyak Mentah ke Kripto: USCF Rencanakan “ETF Minyak Plus Bitcoin” dengan Eksposur 2X
Lebih lanjut, layanan baru dari SoFi ini diluncurkan untuk bersaing di pasar remitansi global yang nilainya ditaksir mencapai US$ 740,5 miliar (sekitar Rp 12.066 triliun) pada tahun 2024. Pasar ini selama ini didominasi oleh pemain tradisional seperti Western Union dan MoneyGram.
SoFi menargetkan biaya layanan di bawah rata-rata nasional, dan akan menampilkan nilai tukar serta biaya secara transparan sebelum pengguna mengirim uang. Ini menjadi keunggulan dibandingkan layanan konvensional yang sering kali memiliki biaya tersembunyi dan proses lambat.
Lightspark didirikan pada 2022 oleh David Marcus, mantan presiden PayPal, dan sejak itu telah menjadi pemain penting dalam infrastruktur Bitcoin Lightning. Teknologi mereka juga telah diadopsi oleh Coinbase pada April 2024 untuk mempercepat transaksi BTC.
Menurut data dari Lightspark, dalam setahun sejak integrasi dengan Coinbase, sekitar 15% dari transaksi Bitcoin di platform tersebut telah menggunakan jaringan Lightning. Hal ini menunjukkan permintaan yang signifikan untuk solusi pembayaran kripto yang lebih cepat dan hemat biaya.
Dampak ke Industri Kripto
Integrasi Bitcoin Lightning oleh bank besar seperti SoFi menandai langkah besar menuju adopsi institusional dan penggunaan nyata kripto dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sebagai aset spekulatif, kripto kini mulai difungsikan sebagai solusi nyata untuk permasalahan keuangan global.
Selain meningkatkan kecepatan dan efisiensi transaksi, langkah SoFi juga membuka peluang ekspansi bagi platform lain yang ingin bersaing di sektor remitansi. Ini bisa menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekosistem Bitcoin dan cryptocurrency lainnya seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL).
Meskipun masih dalam tahap awal, langkah SoFi memperlihatkan potensi besar teknologi Bitcoin Lightning dan UMA untuk mengubah lanskap keuangan internasional. Dengan adopsi oleh bank dan perusahaan besar, pengiriman uang lintas negara dapat menjadi semudah mengirim email.
Bagi masyarakat yang selama ini terbebani biaya remitansi tinggi, terutama pekerja migran, inovasi seperti ini dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Masa depan transfer uang mungkin akan semakin terdesentralisasi, cepat, dan ramah pengguna berkat teknologi kripto.

