Bitcoin ‘Sideways’ Menjelang Fed Minutes dan Jackson Hole
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga aset kripto Bitcoin (BTC) diperkirakan bergerak sideways hari ini, menjelang pengumuman arah kebijakan The Fed dan pertemuan bankir sentral dunia di Jackson Hole.
“Brasil akan menjadi sorotan pekan ini. Parlemen negara tersebut akan menggelar sidang pada 20 Agustus untuk membahas rencana pembentukan cadangan nasional Bitcoin,” papar Financial Expert Ajaib Panji Yudha, Senin (18/8/2025).
Dari sisi makro, investor juga menunggu rilis notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis (21/8/2025) yang biasanya memberikan petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.
Puncaknya, pekan ini akan ditutup dengan Simposium Jackson Hole, di mana Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan menyampaikan pidato penting pada Jumat (22/8/2025).
Simposium tersebut adalah pertemuan tahunan para bankir sentral, ekonom, dan pembuat kebijakan dari seluruh dunia yang diselenggarakan oleh Federal Reserve Bank of Kansas City di Jackson Hole, Wyoming.
Panji pun menyebutkan, Bitcoin berpotensi bergerak di kisaran US$ 115.500 - US$ 120.000 sedangkan Ethereum berpotensi bergerak ke sekitar US$ 4.300 - US$ 4.700.
Berdasarkan analisis data Senin (18/8/2025) pukul 08:00 WIB, BTC turun 0,1% dalam 24 jam terakhir, ke level US$ 117.300 atau sekitar Rp 1,88 miliar. Dominasi pasar BTC (BTC.D) kini berada di level 59,43%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto anjlok 0,45% menjadi US$ 3,93 triliun.
Sepanjang periode 11–15 Agustus 2025, perdagangan Bitcoin Spot ETF mencatat arus masuk dana yang cukup signifikan dengan total inflow bersih mencapai UD$ 547,81 juta. Arus masuk terbesar terjadi pada 14 Agustus sebesar US$ 230,93 juta.
“Ini menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap produk tersebut,” ujar Panji.
Baca Juga
Robert Kiyosaki Peringatkan Risiko 401(k), Dorong Bitcoin sebagai Aset Lindung Nilai
Sementara itu, inflow juga konsisten terjadi pada awal pekan, dengan US$ 178,15 juta pada 11 Agustus, UD$ 65,95 juta pada 12 Agustus, dan US$ 86,91 juta pada 13 Agustus.
Hanya pada 15 Agustus tercatat arus keluar sebesar US$ 14,13 juta, yang relatif kecil dibandingkan dengan inflow sebelumnya sehingga tidak banyak mengubah tren mingguan.
“Secara keseluruhan, meski terjadi sedikit koreksi di akhir pekan, ETF Bitcoin tetap menunjukkan sentimen positif dari investor dengan akumulasi aset yang sempat menyentuh lebih dari US$ 158 miliar, sebelum akhirnya berada di level US$ 151,98 miliar pada penutupan pekan,” sambung Panji.
Sementara, Sepanjang periode 11–15 Agustus 2025, perdagangan Ethereum Spot ETF mencatat performa yang sangat positif dengan total inflow mingguan sebesar US$ 2,86 miliar. Arus masuk terbesar tercatat pada 11 Agustus dengan nilai fantastis US$ 1,02 miliar, menjadi pendorong utama lonjakan awal pekan.
Selanjutnya, tren positif berlanjut dengan inflow $523,92 juta pada 12 Agustus, US$ 729,14 juta pada 13 Agustus, dan US$ 639,61 juta pada 14 Agustus. Namun, pada 15 Agustus terjadi arus keluar sebesar US$ 59,34 juta, yang relatif kecil dibandingkan inflow masif sepanjang pekan.

