IHSG Dibuka Melesat 0,46% Bersamaan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/8/2025), dibuka melesat sebanyak 36,52 poin (0,46%) menjadi 7.067,77 bersamaan pelaksanaan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025 pagi ini.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan seluruh sektor saham, seperti material dasar, industri, konsumer primer, konsumer non primer, teknologi, keuangan, kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur.
Baca Juga
Puan Sambut Gibran Jelang Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD
Di tengah penguatan tersebut, saham PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) melesat 16% menjadi Rp 87, PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) naik 11,61% menjadi Rp 125, dan PT Multi Indocitra Tbk (MICE) naik 20,41% menjadi Rp 590. Sebaliknya penurunan melanda saham KAQI dan NTBK.
Kemarin, IHSG ditutup melesat hingga cetak all time high (ATH) setelah menguata 38,34 poin (0,49%) ke level 7.931,25. Bahkan, IHSG intraday semapt sentuh 7.975,98. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham sebanyak Rp 827,42 miliar didukung net buy TLKM Rp 369,51 miliar, BBRI Rp 264 miliar, dan WIFI Rp 130,55 miliar.
Kenaikan IHSG kemarin didukung lompatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah berhasil melesat 10% menjadi Rp 336.675. Kenaikan juga didukung penguatan saham konglomerasi lainnya seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Saat Pidato Kenegaraan Prabowo Hari Ini, Ada Saham DEWA dan BREN
Sedangkan sektor saham penyumbang kenaikan indeks datang dari saham sektor teknologi 3,84%, sektor kesehatan 1,38%, sektor konsumer non primer 0,60%, sektor konsumer primer 0,55%, dan sektor energi 0,45%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor saham sektor material dasar, industri, properti, keuangan, dan infrastruktur.
Di tengah lompatan tersebut, saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham IOTF sebanyak 34,94% menjadi Rp 112, GSMF sebanyak 33,93% menjadi Rp 75, UANG melesat 24,71% menjadi Rp 424, dan IDPR naik 24,77% menjadi Rp 272.

